Ammar pun heran dirinya masih terseret dalam dugaan peredaran narkoba di rutan tersebut. Terlebih, ia mengaku tidak mengenal kelima terdakwa yang terlibat dalam kasus ini.
Dalam BAP-nya, kekasih Dokter Kamelia itu juga sudah menjelaskan penolakan ini. Namun, ia mengaku mendapat intimidasi hingga pemerasan dari oknum penyidik untuk mengakui perbuatan tersebut.
"Namun pada kenyatannya dari para penyidiknya ini tetap menekan saya untuk bicara 'Ya sudahlah, yang jelas lo mau kayak gimana aja ini kasus enggak akan bisa naik Yang penting lo siapkan dana 300 juta per kepala'," kata Ammar Zoni.
"Dan dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, (dengan total) Rp3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang loh ini pemerasan namanya saya bilang," bebernya.
(kha)