JAKARTA - Jessica Kumala Wongso terus saja menjadi perbincangan hangat usai dirilisnya sebuah film dokumenter bertajuk Ice Cold: Murders, Coffee and Jessica Wongso yang mengangkat kisah perjalanan kasus kematian akibat kopi sianida yang dialami Wayan Mirna hingga menyeret nama Jessica.
Baru-baru ini, ayah Mirna sempat melontarkan pernyataan bahwa keluarga Jessica diperas oleh kuasa hukumnya, Otto Hasibuan. Dalam tayangan YouTube Karni Ilyas, Edi Darmawan mengatakan bahwa keluarga Jessica menjual ruko dan rumah.

Pernyataan Edi Darmawan itu pun langsung dibantah oleh Jessica Wongso lewat sepucuk surat yang ditulisnya di balik jeruji besi. Surat itu diunggah oleh Otto Hasibuan melalui instagram pribadinya. Melalui surat itu, Jessica Wongso menjelaskan bahwa selama ini Otto Hasibuan memberikan pelayanan probono.
Pro bono merupakan suatu perbuatan atau pelayanan hukum yang dilakukan untuk kepentingan umum atau pihak yang tidak mampu tanpa dipungut biaya. Dengan kata lain, Otto Hasibuan menjadi kuasa hukumnya secara sukarela tanpa dibayar sepeserpun.
"Saya, Jessica Kumala Wongso, dengan ini menyatakan bahwa Pak Otto Hasibuan adalah pengacara saya dalam kasus 340 KUHP sejak tahun 2016. Sejak saat itu sampai sekarang, Pak Otto Hasibuan memberikan pelayanan pro bono untuk permasalahan hukum ini,"bunyi pesan dalam surat yang di tulis Jessica Wongso.
Jessica pun mengatakan bahwa pernyataan yang menyebut keluarganya diperas Otto Hasibuan tidak lah benar. Dia juga menegaskan bahwa keluarganya tidak menjual rumah atau harta benda demi membayar layanan hukum Otto Hasibuan.
"Jika ada pernyataan kalau saya/ayah/ibu/keluarga diperas dan menjual rumah atau harta benda untuk biaya layanan Pak Otto Hasibuan, maka hal ini adalah sama sekali tidak benar,"sambungnya.
Sehingga, Jessica dan keluarga mengapresiasi segala segala bantuan yang dilakukan Otto Hasibuan dengan ketulusan hatinya. Jessica menyampaikan rasa terima kasihnya melalui surat tersebut. Dia pun membubuhkan tanda tangan di atas materai pada surat itu.
"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Otto Hasibuan yang telah membantu dengan kerja keras, tulus hati dan tanpa bayaran apapun. Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh tanggung jawab dan tanpa paksaan dari pihak manapun untuk dipergunakan sebagaimana mestinya," tutupnya.
(aln)