Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Venna Melinda Perjuangkan Korban Bullying dan KDRT Bersama Perindo

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2023 |16:14 WIB
Alasan Venna Melinda Perjuangkan Korban Bullying dan KDRT Bersama Perindo
Venna Melinda perjuangkan korban bullying dan KDRT (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
A
A
A

JAKARTA Venna Melinda mengungkapkan tujuan utama kembali maju sebagai Bakal Calon Anggota Legistalif (Bacaleg) bersama Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Ia menegaskan penguatan hukum pelaku bullying dan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) jadi sorotannya.

Sekadar informasi, Venna Melinda kembali maju sebagai Bacaleg daerah pemilihan Dapil Jawa Timur VI, yang meliputi Blitar, Kediri, hingga Tulungagung. Bukan hanya memperjuangkan hal rakyat kecil, ia juga ingin membela korban bullying dan KDRT.

Alasan Venna Melinda Perjuangkan Korban Bullying dan KDRT Bersama Perindo

“Saya ingin memulai dengan satu gerakan nasional, salah satunya dengan ‘Saya Berani’. Saya ingin membuat perempuan Indonesia tuh nggak terbelenggu dengan ketakutan. Mungkin karena gak punya uang, nggak tahu hukum, nggak tahu prosedur bagaimana kalau kita melaporkan kasus KDRT,” kata Venna saat ditemui di kediamannya, di Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2023).

Aktris berusia 50 tahun itu sendiri pernah menjadi korban KDRT yang sedang diperjuangkannya melalui jalur hukum. Melihat ada kelemahan di dalamnya, Venna Melinda ingin memperbaiki itu agar wanita yang mengalami hal serupa berani berbicara.

"Buat saya undang undang KDRT juga ada kelemahan. Jenis dari kekerasan seksual di pasal 44 ayat satu dan ayat 4 itu mungkin yang akan saya kritisi. Saya yakin kalau memang niat saya ini baik, insyaAllah nanti Allah akan memudahkan itu,” ujar Venna.

Selain membela korban KDRT, Venna Melinda juga fokus pada kasus bullying pada anak yang masih sering terjadi di Indonesia. Kekerasan dalam bentuk verbal, menurutnya juga harus dihilangkan karena bisa membuat mental seorang anak jatuh. 

“Anak saya juga kena bullying, padahal dia ada di sekolah yang cukup besar lah namanya. Tapi tetap saja ada kasus itu. Orang-orang menganggap, ‘belum babak belur, nggak apa-apa’. Seharusnya tidak begitu, apa pun bentuknya harus dihilangkan,” tegasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement