Share

Haters Sujud di Kaki Ibunya, Dewi Perssik Menangis: Saya Nggak Tega

Ravie Wardani, MNC Portal · Selasa 29 November 2022 19:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 33 2717326 haters-sujud-di-kaki-ibunya-dewi-perssik-menangis-saya-nggak-tega-7tociwvcgu.jpeg Dewi Perssik (Foto: Instagram)

JAKARTA - Dewi Perssik tak kuasa menahan air matanya saat mempertemukan ibunya, Sri Muna dengan seorang haters yang sempat melayangkan hinaan padanya. Bagaimana tidak, pada mediasi kelima yang berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan, Winarsih yang merupakan tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan UU ITE itu diketahui sempat sujud di kaki ibunya.

Sebelumnya, Winarsih diketahui sempat menyampaikan permohonan maafnya secara langsung dihadapan pelantun Mimpi Manis tersebut dan juga ibundanya. Namun, selang beberapa saat, Winarsih terlihat bersujud di kaki ibunda Depe hingga membuat mantan istri Saipul Jamil ini terenyuh.

Kejadian itu membuat Depe langsung membangunkan tubuh Winarsih dari kaki ibunya. Ia pun mengaku tak tega melihat kejadian tersebut.

"Iya saya enggak tega," ucap Dewi Perssik di Polres Metro Jakarta Selatan.

Dewi Perssik

Bukan hanya Depe yang tak tega, ibunya bahkan sempat mencegah Winarsih untuk bersujud di kakinya. Menurut Sri Muna, yang terpenting adalah ketulusan Winarsih dalam menyampaikan permohonan maafnya.

"Dia (Dewi Perssik-red) emang enggak tegaan orangnya apalagi melihat orangtua meski bukan orangtuanya sendiri. Tapi saya ibu kandungnya ya merasa sakit karena dia dihina," jelas Sri Muna.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Follow Berita Okezone di Google News

Meski mengaku tak tega, Sandy Arifin selaku kuasa hukum Depe menegaskan jika saat ini proses hukum masih berjalan. Ibu kandung Depe juga masih mempertimbangkan permohonan maaf dari pihak Winarsih.

"Belum ada musyawarah mufakat dari mbak Dewi dan ibu. Masih mempertimbangkan soal perdamaian," kata Sandy Arifin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini