Share

Cuma Tamu di Konten Budi Dalton, Ini Alasan Sule Ikut Dilaporkan Kasus Penistaan Agama

Ravie Wardani, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 33 2713543 cuma-tamu-di-konten-budi-dalton-ini-alasan-sule-ikut-dilaporkan-kasus-penistaan-agama-lAH9tsdyh9.jpg Sule (Foto: IG Sule)

JAKARTA - Sule ikut terseret kasus dugaan penistaan agama dan Undang Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE). Pelapor pun membeberkan keterlibatan mantan suami Nathalie Holscher tersebut dalam kasus ini.

Dugaan tindak penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW dilakukan oleh budayawan Budi Dalton. Perwakilan Aliansi Masyarakat Pecinta Rasulullah (AMPERA), Syahrul Rizal yang juga selaku pelapor pun menjelaskan alasannya ikut melibatkan Sule.

Menurutnya, Sule ikut menertawakan guyonan Budi Dalton ketika menyebut Miras adalah minuman Rasulullah.

Pelapor Sule

"Mereka (Sule dan Mang Saswi) secara reflek tertawa, dan disitu kami beranggapan bahwa mereka ikut terlibat dalam ucapan yang disampaikan Budi Dalton sendiri," ujar Syahrul Rizal di Polda Metro Jaya, Rabu (23/11/2022).

"Dia kan menyampaikan ekspresi tertawa dan itu sama halnya dia membenarkan dan mengiyakan itu dan kami anggap dia ikut terlibat," ungkap Rizal.

Selain itu, Syahrul menilai ketiga pelapor telah menyinggung mayoritas umat Islam di Indonesia.

"Dari laporan ini ketiga orang ini kami merasa bahwa dari pernyataan yang disiarkan atau dipublikasikan lewat kanal YouTube itu mengundang SARA. Di mana Budi Dalton secara sadar ada kesengajaan di situ bahwa miras adalah minuman Rasulullah," lanjutnya.

"Perlu kami perjelas bahwa pada sepanjang masa hidupnya Nabi memerangi yang namanya Miras," tutup Syahrul.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Atas situasi ini, Sule, Mang Saswi, dan Budi Dalton disangkakan Pasal 28 Ayat 2 JO Pasal Pasal 45A Ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2018 tentang ITE dan atau Pasal 156 KUHP JO Pasal 156A KUHP.

Laporan tersebut teregistrasi di Polda Metro Jaya dengan nomor perkara STTLP/B5984/XI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini