Share

Fitri Salhuteru Bongkar Awal Mula Nikita Mirzani Terkena Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Selvianus, MNC Portal · Kamis 27 Oktober 2022 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 33 2695431 fitri-salhuteru-bongkar-awal-mula-nikita-mirzani-terkena-kasus-dugaan-pencemaran-nama-baik-XRPEEfPfhE.jpg Nikita Mirzani dan Fitri Salhuteru (Foto: Instagram)

JAKARTA - Fitri Salhuteru kembali angkat bicara terkait kasus yang saat ini tengah menimpa Nikita Mirzani. Melalui Instagram Storynya, Fitri Salhuteru menjabarkan awal mula kejadian tersebut hingga akhirnya sang sahabat harus mendekam di Rutan Kelas IIB Serang selama 20 hari kedepan.

Dalam tulisannya, Fitri mengatakan bahwa semua kejadian yang dihadapi Nikita Mirzani berawal dari hubungan pertemanannya dengan Azkara Parasady Harsono, mantan suami Nindy Ayunda. Sejak saat itu, teror dan intimidasi pada sahabatnya sering kali terjadi. Bahkan sang pelaku teror sampai berani menyentuh anak kedua dari Nikita Mirzani.

"Berawal dari tuduhan Nikita ada hubungan dengan Aska (mantan suami Nindy Ayunda). Teror mulai terjadi, dari pengiriman bunga, intimidasi orang ke kediaman Nikita, intimidasi kepada seluruh orang dekat dengan Nikita, bahkan gak segan peneror memegang kepala Azka anak Nikita, sebagai tanda mereka mengawasi (mungkin itu maksudnya)," tulis Fitri Salhuteru didalam Instagram Storynya, dikutip pada Kamis (27/10/2022).

Lambat laun, Niki pun akhirnya mengetahui siapa dalang dibalik teror dan intimidasi terhadapnya.

"Ketika Nikita tahu atas laporan mantan lawyer saudara D dan mantan suster N, siapa yang meneror, bagaimana caranya, tujuannya cuma ingin bilang hebat," lanjutnya.

Buntut dari kekesalannya, wanita 48 tahun ini mengatakan bahwa Nikita Mirzani sempat menyinggung soal kasus Dito Mahendra yang diduga menganiaya seorang satpam perumahan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan melalui media sosial. Ia juga sempat menyinggung soal perkara dugaan penyekapan diduga dilakukan Nindy Ayunda terhadap Sulaeman, yang kini masih bergulir di Polres Metro Jakarta Selatan.

Klarifikasi Fitri Salhuteru

"Tetapi Niki membalas dengan ucapan di sosmed, itu pun sudah ramai dibicarakan di sosmed dan berita online tentang pemukulan satpam dan penyekapan. Lalu Niki membuat story di sosmed tentang berita yang sudah ramai dibicarakan," jelasnya.

"Dan lagi ada informasi dari mantan lawyer saudara D, tentang dianggap curang lalu Niki membuat himbauan karena informasi dari lawyer saudara D, mungkin bisa menjadi informasi untuk yang belum tau tentang hal-hal yang tidak baik," tambahnya.

Hingga akhirnya muncul laporan dugaan pencemaran nama baik yang secara resmi dilayangkan oleh Dito Mahendra ke Polresta Serang Kota, tepatnya pada 16 Mei 2022 lalu. Kasus tersebut dengan cepat bergulir hingga hanya tinggal menunggu waktu sidang saja.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Follow Berita Okezone di Google News

Kini, seperti yang diketahui, Nikita Mirzani tengah mendekam di Rutan Kelas IIB Serang dibawah pengawasan Kejaksaan Negeri Serang. Rencananya, ia akan ditahan hingga 13 November 2022 mendatang.

"Lalu terjadilah laporan ITE yang kita semua tahu, Nikita sampai ditahan! Sangat aneh proses laporan dengan cepatnya laporan saudara D, bisa diproses, bahkan lebih cepat dari kasus apapun di negeri ini," paparnya.

Lewat tulisannya, Fitri Salhuteru mempertanyakan soal keadilan hukum bagi masyarakat di negeri ini. Mengingat, Dito Mahendra juga sudah sempat dilaporkan atas kasus dugaan penyekapan sejak Februari 2021 lalu, namun hingga kini masih bebas berkeliaran di luar sana.

"Pertanyaan saya kepada aparat negara, ketika saudara D dilaporkan juga dengan perbuatan penyekapan, pemukulan, dan perampasan kemerdekaan orang lain, bagaimana prosesnya, apakah benar saudara D yang sangat hebat sehingga merasa pemilik negara ini, lalu mampu mengatur hukum di negeri ini," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini