Share

Jadi Ketua Kelas di Panti Rehabilitasi, Coki Pardede Bangga

Syifa Fauziah, Okezone · Rabu 28 September 2022 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 33 2676892 jadi-ketua-kelas-di-panti-rehabilitasi-coki-pardede-bangga-HwaOJnilo9.jpg Coki Pardede (Foto: Youtube Deddy Corbuzier)

JAKARTA - Coki Pardede baru saja menyelesaikan masa rehabilitasi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). Di podcast milik Deddy Corbuzier, Coki pun menceritakan pengalamannya selama menjalani masa rehabilitasi.

Di RSKO, Coki sempat menjadi ketua kelas. Jabatan ini begitu spesial bagi Coki karena bermanfaat bukan hanya dirinya tetapi juga untuk teman-temanya..

"Waktu di RSKO entah kenapa dengan keputusan bulat anak-anak. Sebenarnya bukan ketua kelas sih, lebih untuk mengorganisir. Kata mereka kayaknya gue cocok untuk mewakili aspirasi mereka," jelas Coki Pardede seperti dikutip pada Rabu (28/9/2022).

Coki Pardede

Menurutnya harus ada satu orang yang memfasilitasi para pasien di RSKO itu untuk menyampaikan perasaan yang dirasakan mereka.

"Dimanapun tempatnya, apapun konteksnya, kita punya perasaan yang dirasakan. Kalau perasaan ini nggak disampaikan dengan baik bisa keluar dalam hal negatif. Tugas gue saat itu memfasilitasi apa yang anak-anak rasakan," jelasnya.

Coki menjelaskan ketika teman-temannya di dalam RSKO memiliki keluhan, dia akan menampung keluhan tersebut kemudian menyampaikan ke bagian konselor hingga akhirnya dicari jalan tengahnya.

"Kegelisahan mereka tentang program disesuaikan keadaan dan kondisi saat itu. Biasanya gue ngomong ke konselornya. 'Bang, kayaknya di lapangan anak-anak merasakan begini begini begini', bisa kita cari jalan tengahnya dengan yang diinginkan anak-anak. Kalau ketemu jalan tengahnya misi gue sukses. Kadang ada yang ketemu jalan tengahnya, ada yang kita cari sendiri jalan tengahnya," selorohnya.

Selama menjalani masa rehabilitasi, Coki menceritakan kalau dia dan teman-temannya yang lain digabung bersama Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Gue digabung sama ODGJ. Biasanya orang rehab digabung sama ODGJ karena biasanya dalam beberapa kasus efek narkoba bikin gila. Digabung sama teman-teman adiksi meskipun kasusnya berbeda," tuturnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

Meski demikian, Coki menjelaskan bukan berarti dia digabung dalam satu kamar dengan ODGJ.

"Temen-teman narkoba di tempat lain, yang spesial case di tempat lain juga. Tapi ada momen tertentu kita digabung kaya free time atau olahraga," ucapnya.

"Tapi dilihat dulu dari pemantauan petugasnya si ODGJ bisa bergaul dilepas atau tidak, karena tetap harus bersosialisasi. Kalau belum cukup kemampuannya bergabung akan dikasih tempat khusus," bebernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini