Share

Konser Jembatan Generasi: Gelar Karya Guruh Sukarno Putra

Lintang Tribuana, Okezone · Kamis 11 Agustus 2022 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 205 2646230 konser-jembatan-generasi-gelar-karya-guruh-sukarno-putra-6LkZ36OSKv.jpeg Konser Jembatan Generasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Berawal dari kekaguman seorang Sekar Lintang Kirana, seorang mahasiswa Pendidikan Musik dari Universitas Negeri Jakarta, akan talenta sahabat-sahabatnya, tercetuslah gagasan mengumpulkan sebanyak mungkin talenta-talenta tersebut untuk berkarya bersama dalam satu wadah.

Maka dimulailah proses kristalisasi konsep musikal berbasis orkestra hingga pertunjukannya. Dari beberapa pilihan tema dan karya yang dipandang suitable dibawakan, terpilihlah karya-karya seorang Guruh Sukarno Putra. Terpilihnya karya-karya Sang Maestro bukan tanpa alasan. Lebih dari 4 dasawarsa, karya-karya beliau telah dan terus menginspirasi begitu banyak musisi dan penyanyi utama di Indonesia. 4 dasawarsa juga menjadi tolok ukur, betapa karya-karya berkualitas dari sisi musikalitas dan liriknya tetap diakui serta disukai publik, dari generasi ke generasi.

Konser Jembatan Generasi

Fakta terakhir itulah, yang mengerucutkan perlunya dibuat sebuah “Jembatan Generasi”, sebuah jembatan musikal yang akan terus menjaga keterhubungan karya-karya musik yang hebat, dari generasi ke generasi. Benediktus Gading, sebagai Co-Founder Simfoni Raya Indonesia, menambahkan: “Meng-aransemen ulang lagu-lagu Guruh Sukarno Putra adalah tantangan yang sangat luar biasa buat saya. Bagaimana kami bisa menghadirkan lagu-lagu hebat karya anak negeri yang everlasting, dengan “rasa” kekinian, menjadi kekuatan yang tak habis-habis bagi kami semua. Kita semua tau, bahwa notasi lagu-lagu tersebut sangat tidak biasa. Sama sekali tidak mudah untuk memaknai dan memberi warna dalam aransemen demi aransemen nya.”

Sebagai arranger dan conductor, Gading sangat menyadari bahwa gelaran ini adalah sebuah kerja besar. Karenanya, dia mengajak lebih dari 80 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi dan 2 SMK Musik untuk bergabung, bekerja dan berkarya bersama.

Setelah lebih dari 12 bulan berusaha, menunggu waktu sowan untuk meminta izin dan restu Guruh Sukarno Putra, menyiapkan aransemen dan partitur, mengumpulkan pemain, mengumpulkan biaya, latihan demi latihan yang tertunda dengan fasilitas yang serba terbatas karena kekurangan dana, akhirnya terjadilah konser pertama, seri pertama Simfoni Raya Indonesia. Dan terbuktilah kata-kata bijak “USAHA TIDAK AKAN MENGKHIANATI HASIL”.

 Banjir apresiasi dan pengakuan dari begitu banyak pihak, menjadi satu pembuktian tak terbantahkan, bahwa Ketika kita selalu percaya atas sebuah tujuan baik dan terus memperjuangkannya, maka kesuksesan akan menjadi keniscayaan. Tidak kurang dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno yang menyempatkan hadir dalam konser tersebut turut berkomentar pada reels Instagramnya.

“Terima kasih Simfoni Raya Indonesia dan maestro Guruh Sukarno Putra, karena sudah menyuguhkan konser orchestra yang luar biasa. Event ini memberikan optimism serta rasa bangga akan perkembangan sub sector music yang begitu pesat. Semoga semakin banyak lagi event music diselenggarakan sebagai pertanda bahwa ekonomi kita sudah pulih dari pandemi, sehingga lapangan kerja bisa Kembali tercipta.”

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini