Share

Kasus Dugaan Pengeroyokan Claudio Martinez, Pihak Kafe: Kami Tidak Menghalangi Proses Hukum

Ravie Wardani, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 33 2625369 kasus-dugaan-pengeroyokan-claudio-martinez-pihak-kafe-kami-tidak-menghalangi-proses-hukum-ZcJ4S7EYlN.jpg Pemilik Kafe Tempat Claudio Martinez Dikeroyok. (Foto: MPI)

JAKARTA - Pemilik saham kafe tempat aktor sekaligus mantan pesepak bola, Claudio Martinez dikeroyok buka suara menanggapi insiden tersebut.

Dalam jumpa pers Kamis, 7 Juli 2022, Kristian selaku pemilik saham sangat menyayangkan kejadian tersebut terjadi di usaha miliknya.

Kasus Dugaan Pengeroyokan Claudio Matinez, Pihak Kafe: Kami Tidak Menghalangi Proses Hukum. (Foto: Pemilik Kafe Tempat Claudio Martinez Dikeroyok/MPI).

Kasus Dugaan Pengeroyokan Claudio Matinez, Pihak Kafe: Kami Tidak Menghalangi Proses Hukum. (Foto: Pemilik Kafe Tempat Claudio Martinez Dikeroyok/MPI).

"Untuk menyikapi kejadian ini, kami dari pihak perusahaan sangat menyayangkan. Kami berharap tidak ada kejadian serupa lagi di kemudian hari," ujar Kristian saat ditemui awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Hal senada juga disampaikan Harriman selaku Director kafe Basque. Dia menegaskan bahwa pihak manajemen mendukung penuh proses hukum yang tengah berjalan.

"Kami sampaikan peristiwa tersebut terjadi karena miskomunikasi. Tindakan oleh karyawan kami sangat tidak dibenarkan, kami akan memberikan sanksi tegas. Kami tidak akan menghalangi proses hukum dan mendukung polisi melakukan investigasi," jelas Harriman.

Adapun kronologi dugaan pengeroyokan tersebut, pihak kafe menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung saat kondisi cafe ramai pengunjung.

"Pada saat itu restoran kami sedang ramai pengunjung sehingga hal tersebut bisa terjadi. Lalu bapak Claudio Martinez merasa tersenggol di bagian belakang punggungnya," tutur Andrew selaku Director Operasional BASQUE Bar and Resto.

Dalam keterangannya, pihak kafe mengaku bahwa salah satu karyawannya yang bernama Ade Kurniawan justru mendapat bogem mentah lebih dulu dari Claudio Martinez.

"Secara tiba-tiba bapak Claudio Martinez melakukan kontak fisik dengan menampar bagian kepala Ade Kurniawan. Karena pada saat itu bapak Claudio Martinez sangat agresif dan Ade Kurniawan meninggalkan tempat tersebut dan melaporkan ke pihak manajer," jelas Andrew.

Menyikapi kejadian ini, Ade Kurniawan selaku pegawai bar tersebut pun diketahui telah melakukan visum dan membuat laporan polisi di malam yang sama.

"Untuk hal ini karyawan kami atas nama Ade Kurniawan sudah melaporkan, jadi pas malam kejadian pada saat visum kita juga melapor. Karena malam itu karyawan kita dipukul sampai pingsan," ujar Harriman.

Diberitakan sebelumnya, istri Claudio Martinez, Musriana resmi membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya usai suaminya diduga menjadi korban pengeroyokan, Sabtu, 2 Juli 2022 dini hari.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/3318/VII/2022/SPKT POLDA METRO JAYA tanggal 2 Juli 2022.

"Iya memang benar, korban pengeroyokan suami saya, Claudio Martinez oleh sebagian karyawan Basque. Kejadiannya Sabtu dini hari di Basque, Mega Kuningan sekitar pukul 01.20 WIB," ungkap Musriana saat dihubungi awak media belum lama ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini