Share

Ibu dan Adik Ayu Anjani Jadi Korban Tenggelamnya Kapal Wisata di Perairan Komodo

Syifa Fauziah, Okezone · Rabu 29 Juni 2022 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 33 2620249 kapal-di-tnk-tenggelam-ibu-dan-adik-ayu-anjani-jadi-korban-meninggal-dunia-9G4z0O1r87.jpg Ayu Anjani (Foto: Instagram)

KABAR duka datang dari artis Ayu Anjani. Mantan artis FTV itu mengumumkan bahwa ibundanya, Jumiatun Widaningsih dan adiknya Annisa Fitriani menjadi korban dari insiden tenggelamnya kapal di kawasan perairan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo pada Selasa, 28 Juni 2022 kemarin.

Informasi tersebut datang langsung dari unggahannya di Instagram Story. Ayu mengucapkan terima kasih kepada para sahabat dan kerabat yang sudah mendoakan ibu dan adiknya.

"Dari lubuk hati yang terdalam, terima kasih banyak atas segala doa sekalian, kerabat-kerabat ibu dan adik saya melalui chat WhatsApp maupun DM Instagram, kerabat saya dan suami juga," tulis Ayu Anjani seperti dikutip MNC Portal, Rabu (29/6/2022).

"Mohon maaf belum bisa saya balas satu persatu karena masih harus mengurus semuanya kemarin," lanjut Ayu.

Ayu Anjani

Ayu mengaku masih merasa kaget dan terpukul. Bahkan dia tak menyangka kejadian ini nyata dan masih berharap mimpi.

"Saya juga belum cukup tidur dan makan, masih berharap ini mimpi tapi Alhamdulillah banyak banget yang sayang sama mama dan Ica," jelas Ayu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ayu mengabarkan kalau ibu dan adiknya akan tiba di Jakarta pada hari ini, Rabu (29/6/2022) dan akan disemayamkan di kediaman orang tuanya.

"Insyaallah hari ini mereka tiba di Jakarta dan akan disemayamkan di dekat kediaman orang tua saya," tutup Ayu.

Seperti diketahui, kapal wisata yang mengangkut 18 orang penumpang dan 6 orang ABK itu tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dikutip dari Antara, kapal wisata bernama Tiana itu hendak berlayar ke Pulau Padar pukul 05.00 WITA. Karena cuaca buruk dan gelombang tinggi membuat kapal tersebut tidak bisa dikendalikan dan terbalik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini