JAKARTA - Grup musik Kahitna memberi dukungan moral kepada Andrie Bayuadjie yang terjerat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, pada 2 Juni Lalu.
Mewakili pihak Kahitna, Carlo Saba mengaku memberi dukungan karena sang gitaris menjadi bagian dari mereka. Dia menilai kasus yang menimpa sahabatnya itu adalah sebuah kekeliruan.

"Tapi yang pasti, dari pihak polisi sudah memberikan klarifikasi kalau itu tidak ada kandungan narkoba. Dari manajemen juga sudah melakukan rilis bahwa obat itu dibeli dari marketplace," ujar Carlo saat ditemui awak media di Gedung DPR RI, Senin (6/6/2022).
Kendati begitu, Carlo tak menampik jika obat yang dikonsumsi sahabatnya itu termasuk golongan psikotropika IV.
"Cuma salahnya obat yang dibeli itu masuk golongan psikotropika golongan IV kalau enggak salah. Kan dianjurkan membeli obat itu dengan resep dokter. Tapi Andrie justru membeli di marketplace. Ini yang menjadi kecurigaan polisi," jelas Carlo.
Lebih lanjut, Carlo mengaku grup bandnya tidak mengetahui terkait penggunaan obat-obatan yang dilakukan gitarisnya.
"Oh itu, kami enggak tahu. Karena itu ranah pribadi, kami juga kaget waktu salah satu manajer kami menemani Andrie di kantor polisi," ujar pelantun Cantik itu.
Sebagai informasi, Andrie Bayuajie ditangkap di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis, 2 Juni lalu. Dari penangkapan, polisi menyita 45 butir obat valdimex diazepam yang dibeli sejak 2020 sebanyak 12 kali.
Berdasarkan keterangan Andrie, dia menggunakan obat valdimex diazepam sejak 2017 hingga 2018 berdasarkan resep dokter. Namun pada 2020 hingga 2022, dia mengkonsumsi obat tersebut tanpa resep dokter, dibeli secara online. Sementara itu, berdasarkan tes urine yang dilakukan polisi, Andrie Bayuajie positif benzodiazepine.
(FLO)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri