Setelah terpisah di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), keduanya kembali bertemu di Sekolah Menengah Atas (SMA). Eril disebutnya pada saat itu sudah dikenal sebagai anak sang wali kota.
Namun alih-alih sombong dia justru menjadi sosok yang tetap rendah hati. Hal itu lah yang membuatnya kagum kepada temannya itu.
“Tapi yang paling hebat dari Eril ya karena dia tetap jadi Eril. Ga berlebihan juga kalau dibilang Eril SD sampai SMA berubahnya cuma makin tinggi dan gede doang, sisanya sama,” tulisnya lagi.
Tak hanya itu dia juga mengungkapkan kebiasaan Eril yang tak jauh berbeda dengan anak-anak lainnya. Bahkan disebutkan Eril sering mengutang ke pedagang makanan.
“Kalo main ps (playstation) masih ke rental, dulu gamau punya akun instagram, sekolah naik sepeda (walaupun ada gas-nya ya ini cheat), kemana-mana nebeng, kadang keliatan kaya ga mandi, makan pulang sekolah ngajaknya masih ke warteg dan ngutang pula. Yaa, just Eril being Eril,” ucap dia.