Share

Iwan Fals Diduga Terlibat dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Akta Organisasi OI

Ravie Wardani, Jurnalis · Kamis 21 April 2022 05:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 33 2582431 iwan-fals-diduga-terlibat-dalam-kasus-dugaan-pemalsuan-akta-organisasi-oi-FuN11oXRZy.jpg Iwan Fals (Foto: Okezone)

SALAH satu petinggi OI (Orang Indonesia) Indra Bonaparte terlibat perseteruan dengan istri Iwan Fals, Rosanna. Bersama kuasa hukumnya, Indra Bonaparte bahkan melaporkan ibu tiga anak tersebut kepada pihak berwajib.

Bukan hanya itu, Indra dan kuasa hukumnya juga menduga bahwa pelantun Bento itu memiliki keterlibatan atas kasus dugaan pemalsuan akta organisasi OI (Orang Indonesia) yang menyeret istrinya. Hal itu membuat Indra akhirnya tak hanya melaporkan istri Iwan Fals ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 23 Maret.

"Ada (keterlibatan Iwan Fals). Tapi itu ranah penyidikan. Memang ini kami lapor sejak tanggal 23 Maret 2022, penyidik baru punya waktu untuk memintai keterangan karena ada upaya pihak lain mau bikin restorative justice," kata Kamarudin Simanjuntak saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu, 20 April 2022.

"Jadi mereka bilang, mereka mau melakukan restorative justice," lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, kasus tersebut bermula saat Indra Bonaparte, Iwan Fals, dan dua orang lainnya membentuk organisasi OI. Pada 2017, Indra pun ditunjuk sebagai salah satu Ketua Pengawas organisasi tersebut.

Ironisnya, Indra sendiri mengaku tidak mengetahui terkait mandat yang diberikan. "Tapi klien saya tidak mengetahuinya," kata Kamaruddin.

Iwan Fals

Usut punya usut, struktur kepengurusan OI telah tercantum dalam sebuah dokumen berupa SK (Surat Keterangan) Menteri Hukum dan HAM. Artinya, organisasi tersebut sudah memiliki badan hukum sendiri.

Oleh karena itu, Indra pun melakukan komunikasi dengan sang pengacara. Pihaknya juga mengaku sempat berencana melakukan musyawarah untuk menemukan solusi.

"Saya kasih kesempatan dua bulan untuk diselesaikan secara musyawarah. Tapi tidak berjalan baik," tutur Kamaruddin.

Lantaran tak menemui jalan keluar, Indra bersama kuasa hukumnya menelusuri terkait legalitas tersebut. Ia pun menduga SK Menteri yang dibuat istri Iwan Fals palsu.

"SK menteri ini adalah yang diduga palsu," ujar sang pengacara.

Dalam kesempatan yang sama, Kamarudin mengimbau kepada semua pihak agar berhati-hati dengan pergerakan Ormas OI.

Dia bahkan menilai, organisasi tersebut berpotensi membuka praktik investasi bodong.

"Banyak investasi bodong, maka untuk mencegah banyak korban, kita merilis bahwa SK ini diduga palsu. Supaya hati-hati dengan Ormas ini yang disebutnya berbadan hukum, karena pengurusnya pun tidak tahu bahwa dia pengurus," pungkasnya.

Sebelumnya, mbak Yos sudah sempat melaporkan Indra Bonaparte dan kuasa hukumnya, Kamaruddin Simanjuntak pada November 2021 atas tudingan pencemaran nama baik. Sementara Indra dan Kamaruddin melaporkan perempuan yang akrab disapa mbak Yos itu dengan dugaan pemalsuan akta OI pada Maret 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini