Share

Raffi Ahmad Kembangkan RansVerse, Metaverse Pertama di Indonesia

Lintang Tribuana, Okezone · Jum'at 01 April 2022 22:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 33 2571906 raffi-ahmad-kembangkan-ransverse-metaverse-pertama-di-indonesia-Yc3SOHBkBP.jpg Raffi Ahmad kembangkan teknologi metaverse pertama di Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Raffi Ahmad mengikuti perkembangan dunia digital dengan mengadopsi teknologi metaverse yang belum umum di masyarakat. Kini, artis berjuluk Sultan Andara itu meluncurkan RansVerse di bawah RANS Entertainment. 

“Jangan mudah puas. Karena itu kami harus pintar-pintar beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujarnya saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/4/2022). 

Raffi Ahmad kembangkan teknologi Metaverse. (Foto: MNC Portal Indonesia)

Bapak dua anak itu menambahkan, “Kalau berada di zona nyaman terus dan merasa sudah aman, maka kita akan ketinggalan. Nunggu jatuh saja. Jadi, sebelum jatuh kita harus mencari tangga untuk naik ke atas.” 

Dalam mengembangkan RansVerse, Raffi Ahmad menggaet sosok penting di dunia digital, Wafa Taftazani. Founder sekaligus CEO Up Banx dan Chairman VCGamers itu ditunjuk suami Nagita Slavina itu untuk mengembangkan bisnis metaversenya. 

Wafa mengungkapkan, teknologi yang dikembangkan Raffi Ahmad tersebut merupakan metaverse pertama di Indonesia. “Sebelumnya, tidak ada orang Indonesia yang mencoba teknologi ini. Jadi, ini yang pertama,” tuturnya. 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

RansVerse merupakan game metaverse hasil kerjasama Rans Entertainment dengan tiga perusahaan lokal: VC Gamers, Up Banx, dan ShintaVR. Ini bukan sekadar game, melainkan lingkungan yang bisa menghasilkan ekonomi secara nyata. 

Wafa Taftazani menjelaskan, teknologi tersebut memiliki lima wafe di mana salah satunya akan dirilis, ada lingkungan seperti tanah-tanah yang bisa dibeli siapapun. 

Raffi Ahmad kembangkan teknologi Metaverse. (Foto: MNC Portal Indonesia)

"Ada kotak-kotak, plot tanah yang bisa dibeli siapapun yang ada di dunia, tak hanya dari Indonesia. Jadi, orang-orang dari Jepang, India, hingga Korea Selatan, bisa berinvestasi di tanah virtual yang ada di RansVerse,” ungkapnya. 

Namun Wafa menegaskan, metaverse tak bisa dikembangkan secara instan. Saat ini, proses pembuatan RansVerse sudah berjalan sekitar 7 bulan dan pengembangan akan selalu dilakukan ke depannya.*

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini