Share

Rudy Salim Ungkap Awal Perkenalannya dengan Indra Kenz

Lintang Tribuana, Okezone · Jum'at 18 Maret 2022 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 18 33 2564051 rudy-salim-ungkap-awal-perkenalannya-dengan-indra-kenz-nGBNx6Wny1.jpg Rudy Salim (Foto: Lintang/Okezone)

JAKARTA - Pengusaha Rudy Salim menceritakan awal mula perkenalannya dengan Indra Kenz. Ia baru mengenal pria yang dijuluki Crazy Rich Medan itu lantaran membeli mobil dari showroom miliknya.

"Kenal Indra dari transaksi," ujar Rudy Salim di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2022).

Rudy mengaku belum mengenal sosok Indra Kenz sebelumnya. Karena memang mereka pertama kali berkenalan ketika transaksi jual beli mobil tersebut yang diabadikan dalam konten YouTube.

Rudy Salim

"Kenalannya pas bikin konten saja," kata sahabat presenter Raffi Ahmad itu.

"Saya enggak pernah komunikasi langsung, komunikasi semua lewat sales untuk pembelian atau apa lewat sales," tuturnya lagi.

Adapun kedatangan Rudy Salim di Bareskrim Polri hari ini, guna memenuhi panggilan polisi sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan berkedok binary option Binomo yang menjerat Indra Kenz.

Rudy didampingi kuasa hukumnya, Frank Hutapea dalam pemeriksaan yang berjalan selama kurang lebih 6 jam itu. Pertanyaan yang diajukan oleh penyidik berkaitan dengan transaksi jual beli mobil mewah antara dia dengan Indra.

Seperti diketahui, Rudy Salim merupakan pemilik showroom Prestige Motorcars. Dia jadi terseret dalam kasus ini lantaran Indra Kenz, tersangka penipuan berkedok binary option Binomo, diketahui membeli mobil Tesla seharga Rp1,5 miliar di showroomnya.

Kasus ini bermula ketika seseorang berinisial MN melaporkan beberapa afiliator ke Bareskrim Polri pada 3 Februari 2022. Salah satunya adalah afiliator binary option Binomo Indra Kenz (IK).

Setelah diperiksa selama 7 jam sebagai saksi dan melakukan gelar perkara, Pemilik nama asli Indra Kesuma itu ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Februari 2022. Atas perbuatannya, dia diterapkan pasal berlapis dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Dengan rincian: Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2) dan/atau Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Undang Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Subsider Pasal 3 dan/atau Pasal 5 dan/atau Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Dia juga dijerat dengan Pasal 378 jo Pasal 55 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini