Share

Raisa Tuangkan Semua Pengalaman Pribadi Album It's Personal

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Kamis 17 Maret 2022 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 205 2563431 raisa-tuangkan-semua-pengalaman-pribadi-album-it-s-personal-HoiLz6SQN2.jpg Raisa. (Foto: Instagram)

RAISA merilis album terbarunya yang diberi judul ‘It’s Personal’. Album ini bercerita tentang pengalaman pribadinya sebagai ibu. 

Album It’s Personal berisikan 11 lagu ciptaannya, yaitu Cinta Sederhana, Teman Biasa, Someday (feat. Sam Kim), Kutukan (Cinta Pertama), Ragu Long Nights, Slow Mornings, Tentang Dirimu, You Better Believe Me, Berdamai, Love & Let Go dan Jangan Cepat Berlalu.

Album ini sudah bisa didengarkan di layanan digital streaming platforms seperti Apple Music, JOOX, Langitmusik, Resso, Spotify, TikTok, YouTube Music, dan lain-lain.

Raisa merasa tidak ada yang perlu ditutupi tentang kehidupan pribadinya. Pasalnya dia adalah publik figure yang selalu tersorot media.

“Aku sekarang sudah mulai merasa secure di kehidupan pribadi maupun di mata publik, jadinya aku bisa menceritakan semuanya. Banyak banget perasaan dan pengalaman baru muncul yang menjadi inspirasi untuk membuat lagu, seperti hubungan aku dengan Zalina, pemahamanku tentang cinta yang mungkin kejadiannya cuma bisa terjadi sekali dalam hidup. Rasa-rasa baru itu yang aku tuangin di album ini,” kata Raisa, Plaza Senayan XXI Lounge, Kamis (17/3/2022).

Raisa

Album ini digarap pada saat pandemi Covid-19. Raisa dan timnya bekerja keras dalam penggarapan album tersebut.

“Karena pandemi, dengan keadaan yang susah banget ditebak, aku dan tim seperti punya deeper gratitude. Lebih menghargai kebersamaan yang terjalin ketika produksi,” ucap Raisa.

Meski memiliki kesulitan tersendiri mereka terus berusaha. Akhirnya album ini rampung setelah dua tahun.

“Seringkali workshop, rekaman, jadwalnya berubah dan ditunda. Belum lagi beberapa produser yang kami ajak kerjasama berdomisili di luar Amerika. Tiga produser di Amerika, Los Angeles dan Texas. Jukjae dari Seoul, Korea. Makanya album ini memakan waktu produksi kurang lebih dua (2) tahun. Mungkin apabila tidak terbentur pandemi, album ini selesai lebih cepat,” tutur CEO Juni Records, Adryanto Pratono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini