Share

Tubagus Joddy Makin Religius di Penjara, Keluarga Bibi Ardiansyah: Bagus

Lintang Tribuana, Okezone · Rabu 09 Februari 2022 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 09 33 2544825 tubagus-joddy-makin-religius-di-penjara-keluarga-bibi-ardiansyah-bagus-sL987HfVfl.jpg Vanessa Angel dan Bibi (Foto: Instagram Vanessa Angel)

JAKARTA - Adik ipar Vanessa Angel, Fadly Faisal, menanggapi soal perubahan Tubagus Joddy yang disebut makin religius selama ditahan atas kasus kecelakaan yang menewaskan Vanessa dan Bibi Ardiansyah.

Perubahan Joddy tersebut disambut positif oleh Fadly. Berdasarkan kabar yang dia dengar, Joddy pun ingin mendekam di penjara untuk menebus perasaan bersalahnya atas kecelakaan tersebut.

Tubagus Joddy, sopir Vanessa Angel

"Ya bagus. Aku dengar-dengar dia pengin di sana untuk menghukum dirinya sendiri, merasa bersalah atas dirinya sendiri," kata Fadly, ditemui di kawasan Jakarta Barat, Rabu (9/2/2022).

Fadly sendiri sudah mengikhlaskan kepergian sang kakak dan kakak ipar. Dia tahu bahwa sesungguhnya, Joddy juga tak bermaksud mencelakai mereka.

"Joddy juga sayang sama kakak-kakak aku, dia juga minta maaf ke keluarga Aku," tutur pria yang dikenal sebagai bintang iklan ini.

Di samping itu, Fadly menghormati keberanian Joddy bertanggung jawab atas perbuatannya. Dia siap menghadapi segala proses hukum hingga kini ditahan sebagai tersangka.

"Untuk Joddy, aku respect. Dia enggak keberatan dan tanggung jawab," tuturnya.

Seperti diketahui, Tubagus Joddy merupakan sopir dalam kecelakaan mobil yang menewaskan pasangan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah pada 4 November 2021 di KM 672 Tol Jombang, Jawa Timur.

Tubagus Joddy kemudian ditetapkan menjadi tersangka pada 10 November 2021 dan sehari setelahnya, dia ditahan di Rutan Polres Jombang. Dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan Negeri Jombang pada 27 Januari 2022, Joddy didakwa Pasal berlapis.

Untuk dakwaan kesatu, pertama yakni pasal 311 ayat 5 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan kedua pasal 311 ayat 3 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukuman pasal 311 ayat 5 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah 12 tahun penjara dan denda Rp24 juta.

Sedangkan dakwaan alternatifnya atau kedua, pertama melanggar pasal 310 ayat 4 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan kedua melanggar pasal 310 ayat 3 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini