Share

Kim Seon Ho Bebas dari Ancaman Denda Iklan Sebesar Rp60 Miliar

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Sabtu 30 Oktober 2021 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 33 2494087 kim-seon-ho-bebas-dari-ancaman-denda-iklan-sebesar-rp60-miliar-nqP8Aj94Gl.jpg Kim Seon Ho bebas dari ancaman denda iklan yang

SEOUL - Ketika skandal kehidupan pribadi Kim Seon Ho terkuak, banyak yang memprediksi bahwa karier sang aktor akan hancur. Para pengiklan juga diprediksi akan memutus kontraknya yang membuat dia harus membayar denda cukup besar. 

Namun ketika Dispatch merilis kronologi hubungan aktor Hometown Cha Cha Cha tersebut dengan mantan kekasihnya, dia kembali mendapatkan kepercayaan publik. Para pengiklan pun kembali memasang wajahnya. 

Wajah Kim Seon Ho kembali ditampilkan para pengiklan. (Foto: tvN)

Sebuah perusahaan masker yang sebelumnya membuat iklan Kim Seon Ho private kini kembali memasangnya. Perusahaan itu bahkan mengunggah ulang foto sang aktor mengenakan masker di media sosial. 

Langkah serupa juga diikuti oleh Canon Korea yang kembali mengunggah ulang semua konten terkait Kim Seon Ho. Bahkan, kini iklan sang aktor kembali terpampang di seluruh channel YouTube resmi TV-Canon Korea. 

Aksi tersebut mendapat apresiasi dari warganet yang mengatakan, “Iklan ini akan sia-sia jika mereka benar-benar menghapusnya kemarin.” Lainnya menuliskan, “Canon adalah perusahaan yang bagus dan mereka loyal.” 

Baca juga: Kru Hometown Cha Cha Cha Sebut Kim Seon Ho Orang Baik dan Sopan

Meski beberapa perusahaan kembali memasang iklan sang aktor, namun ada juga pengiklan yang masih bersikap ‘diam’. Dua di antaranya adalah brand gaya hidup luar ruang, Nau dan produk kosmetik La Roche Posay. 

Mengutip The JoongAng, Sabtu (30/10/2021), mantan jurnalis hiburan Lee Jin Ho sempat mengatakan, sejauh ini belum ada pengiklan yang mengajukan gugatan atas Kim Seon Ho. 

Wajah Kim Seon Ho kembali ditampilkan para pengiklan. (Foto: tvN)

“Jika digugat, maka dia harus membayar denda yang cukup besar kepada pengiklan. Pasalnya, honor iklannya saja mencapai KRW5 miliar (Rp60,56 miliar) tahun ini. Namun sepertinya pengiklan punya pemikiran berbeda,” ujarnya. 

Lee Jin Ho menambahkan, umumnya kontrak iklan tak memasukkan ‘permasalahan pribadi’ sebagai alasan memutus kontrak dengan sang brand ambassador. Pemutusan kontrak dan gugatan hanya berlaku jika sang model melakukan skandal sosial dan kriminalitas.*

Baca juga: Dari Mimpi, Mutia Ayu Mengenal Yesus dan Berpindah Agama

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini