Anjing Canon Mati Disiksa, Ina Thomas Minta Tolong Presiden Jokowi dan Luhut

Nadya, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 33 2491283 anjing-canon-mati-disiksa-ina-thomas-minta-tolong-presiden-jokowi-dan-luhut-7VAGAtPOYw.jpg Ina Thomas. (Foto: Instagram)

BEREDARNYA video kekerasan dan kematian Canon, anjing milik akun Instagram @rosayeah di Pulau Banyak, Aceh, telah menghebohkan netizen hingga figur publik. Salah satunya yakni Ina Thomas, istri Jeremy Thomas.

Anjing tak bersalah tersebut ditemukan tewas ketika ia menunggu tuannya kembali di tepi pantai. Tak disangka, anjing ramah tersebut disiksa hingga tak bernyawa oleh para oknum berseragam yang sedang bertugas di sekitar pantai.

Petisi penuntutan keadilan atas kematian Canon telah ditandatangani oleh ribuan orang. Berbagai figur publik pun bergerak atas kekejaman para oknum-oknum tersebut, salah satunya adalah Ina Thomas.

Wanita yang kini tak lagi menetap di Indonesia itu turut menuntut keadilan untuk Canon. Ina mengaku ia turut berduka atas kekejian yang terjadi pada anjing tersebut.

Sabtu, 23 Oktober 2021 silam, dirinya mengunggah kembali unggahan pada akun @rosayeah.

Baca Juga: Istri Jeremy Thomas Putuskan Pindah Agama Meski Ditentang Orangtua

 

 anjing

“#repost @davinaveronica Ini kejam sekali. Sangat bisa di laporkan dan ditangkap pelakunya. Repost @rosayeo) Namaku Canon. Aku tinggal di Pulau Banyak, Aceh. Aku adalah anjing yang sangat pintar dan ramah, juga sangat bersahabat dengan SEMUA manusia yang datang mengunjungi tempat tinggalku. Aku dengar pemerintah Indonesia akan membangun dan mempromosikan daerah tempat tinggalku. Semoga dengan begitu daerahku bisa menjadi terkenal di mata dunia. Hari ini seperti biasanya aku duduk di tepi pantai sambil menunggu kepulangan tuanku. Dari jauh aku melihat ada segerombolan orang berseragam yang datang ke arahku. Aku berdiri dan menyambut mereka dengan melambaikan ekorku, aku mau menyapa mereka. Namun salah satu dari mereka mencoba menangkapku. Temannya membawa ranting panjang dan mencoba menundukkanku. Ya ampun, apa yang terjadi? Mengapa berprilaku kasar kepadaku? Apa salahku? Aku dimasukkan ke keranjang kecil dan mereka membawaku pergi. Sempit sekali keranjangnya. Aku mencoba mengeluarkan kepalaku dari keranjang itu. Dan ketika aku berhasil, aku malah dimasukkan kedalam karung terpal dan diikat. Ya Tuhan, aku ga bisa bernapas. Tolong aku! Apa sebenarnya yang terjadi? Kenapa aku di tangkap? Aku mau dibawa kemana? Tidak ada yang perduli dengan rintihanku. Tidak ada yg perduli dengan tangisanku. Aku mulai lemas, aku ga bisa bernapas. Sesaat semua gelap.... Ketika aku merasa aku bisa bernapas lagi, aku buka mataku. Aku melihat tubuhku terbujur kaku di dalam keranjang, yang masih digotong oleh orang-orang tak bertanggung jawab itu. Ragaku sudah meninggalkan tubuhku. Oh Tuhan, aku disiksa sampai mati oleh orang-orang yang tadinya mau aku ajak berteman. Apa salahku? Mengapa menyiksaku sampai mati? Aku belum bertemu dengan tuanku. Dia tidak tau aku ditangkap dan dibawa pergi, apalagi disiksa sampai mati. Seandainya dia ada di sini pasti aku akan diselamatkannya. Maafkan aku Kak, aku ga sempat mengucapkan selamat tinggal. Kakak jangan sedih ya, aku sudah berada di tempat indah, tempat yang ga ada orang jahatnya. Bantu aku cari keadilan ya Kak, aku ga mau mati sia-sia. . #RIPCanon.”

Ibunda dari Valerie Thomas tersebut juga menandai akun Presiden Jokowi serta Menteri Luhut agar dapat membantu mewujudkan keadilan untuk Canon.

“Help us 🙏 bapak president @jokowi @luhut.pandjaitan” tambah Ina pada caption-nya.

“Jahat kejam !!!! Percuma sekolah tinggi,jd pejabat tapi otak kerdil” tulis ati*** pada kolom

komentar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini