Digugat Usai Langgar Prokes, Raffi Ahmad Ngadu ke Jokowi

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 02 Februari 2021 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 33 2355245 digugat-usai-langgar-prokes-raffi-ahmad-ngadu-ke-jokowi-RBDpGWe93R.jpg Raffi Ahmad (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presenter Raffi Ahmad belakangan menjadi sorotan publik. Hal tersebut lantaran dirinya digugat ke pengadilan karena diduga melanggar protokol kesehatan.

Sebelumnya, dia terlihat berfoto tanpa mengenakan masker bersama rekan-rekan artisnya di sebuah pesta ulang tahun. Hal tersebut bertepatan setelah dirinya menerima vaksin gelombang pertama bersama Presiden Joko Widodo pada 3 Januari 2021.

Baca Juga:

Isu Jadikan Nita Thalia Jadi Istri Kedua, Raffi Ahmad: Bercanda

Puji Arya Saloka dan Amanda Manopo, Raffi Ahmad Kenang Masa Bersama Mantan

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina


Menanggapi hal tersebut, Raffi kemudian mengungkapkan permintaan maafnya ke depan publik melalui video di Instagram. Dia juga mengaku sudah meminta maaf secara langsung kepada Presiden saat pelaksanaan vaksin kedua pada 27 Januari silam.

"Kemarin habis vaksin, aku punya kesempatan ngobrol sama beliau, yang pertama aku lakukan itu minta maaf, karena sudah mengecewakan," kata Raffi seperti dikutip dari channel Diaz Hendropriyono, Selasa (2/2/2021).

Raffi kemudian mengungkapkan dirinya tak mungkin mengecewakan dan bersikap sembrono karena dipercaya menerima vaksin pertama kali. Dia juga menceritakan semua kondisi sebenarnya kepada orang nomor satu itu.

"Pak Jokowi itu rendah hati banget, beliau juga sudah mendapatkan laporan. Terus dia bilang 'enggak apa-apa Raffi mungkin ada orang yang syirik atau enggak suka sama kamu. Kalau kamu enggak salah kamu enggak akan apa-apa', beliau ngomong gitu," paparnya.

Raffi menambahkan dia telah menyerahkan kasus tersebut kepada kuasa hukumnya. Dia pun beralasan tak menghadiri panggilan lantaran berbenturan dengan jadwal vaksin kedua.

"Kebetulan pas yang dipanggil yang pertama ke pengadilan negeri Depok bukan aku enggak dateng. Waktu itu berbarengan dengan pelaksanaan vaksin kedua. Kan enggak mungkin aku membelah diri," katanya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini