Madani Film Festival 2020 Ulas Perjalanan Akting Rhoma Irama

Siska Permata Sari, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 206 2313100 madani-film-festival-2020-ulas-perjalanan-akting-rhoma-irama-gGKn4SQipQ.jpg Rhoma Irama (Foto: Okezone)

JAKARTA - Madani Film Festival kembali hadir di 2020. Dewan Kesenian Jakarta selaku penyelenggara menyajikan Madani Film Festival 2020 mulai Jumat, 20 November 2020 hingga 4 Desember 2020.

Madani Film Festival 2020 mengangkat tema Re(dis)covery. Tema tersebut diambil dari kata recovery yang bermakna pemulihan, dan rediscovery yang berarti penemuan kembali.

“Komite Film Dewan Kesenian Jakarta mengapresiasi dan mengiktikadkan Madani Film Festival sebagai sebuah platform yang unik dan mampu menawarkan kepada ekosistem perfilman, setidaknya di Jakarta, sebagai sebuah wadah yang inklusif dan ruang konstruksi pengetahuan film yang bernapas Islami,” kata Danton Sihombing selaku Ketua Dewan Kesenian Jakarta, seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga:

Ganti Gender dan Pindah Agama, Dena Rachman: Hidupku Luar Biasa

Sule Tak Ingin Kebahagiaan Rumah Tangganya Terusik Masa Lalu

Rhoma Irama Ajak Bergoyang Pengunjung Syncronize Fest 2018


Berbeda dengan dua kali penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, Madani Film Festival menggelar seluruh acaranya secara online. Hal ini mengingat masih adanya pandemi Covid-19 di dunia, termasuk Indonesia.

Sebagai sajian spesial, Madani Film Festival 2020 memiliki program yang berfokus pada sosok legenda Indonesia, Rhoma Irama. Sekalipun lebih dikenal sebagai seorang musisi, Rhoma Irama juga sangat produktif di dunia film, sejak kisaran 1970-an. Tercatat, ada 29 film yang telah ia bintangi.

Tak hanya ingin mengajak publik bernostalgia dengan film-film Rhoma Irama, fokus tersebut juga ingin memperlihatkan sosok Rhoma melalui berbagai filmnya yang memberi pengaruh besar pada masyarakat Indonesia.

Pasalnya, film-film Rhoma kerap menunjukkan keragaman masyarakat pada masanya, dan juga diisi dengan dakwah kritis yang masih relevan hingga sekarang.

Tak hanya pemutaran film, ada juga diskusi dan talkshow yang menghadirkan Rhoma Irama dengan sutradara Garin Nugroho.

“Tema kehadiran Rhoma Irama disini yaitu Recovery. Ada sebuah sejarah panjang tentang bagaimana menjalankan dakwah musik, politik dan globalisme dalam music rock. Ternyata hal ini telah menjadi sebuah revolusi yang kita lupakan atau tidak kita sadari. Dengan ini kita berharap menemukan dan menghidupi peristiwa besar itu,” kata sutradara film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, festival film ini juga akan menghadirkan berbagai film dari banyak negara seperti Iran, Afghanistan, Thailand dan beberapa negara lain.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini