Jaga Mental Catherine Wilson, Keluarga Batasi Kerabat yang Menjenguk

Lintang Tribuana, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 33 2251323 jaga-mental-catherine-wilson-keluarga-batasi-kerabat-yang-menjenguk-GSKfQrDJej.jpg Catherine Wilson. (Foto: IG @catherinewilson)

JAKARTA - Catherine Wilson tengah ditahan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan atas kasus narkoba. Menurut kuasa hukumnya, tak banyak orang yang datang menjenguk sang aktris.

"Sampai saat ini hanya orang-orang terdekat dia seperti kakaknya, iparnya, sahabat-sahabatnya," kata Verna Wahono seperti dikutip dari tayangan Starpro Indonesia, Jumat (24/7/2020).

Verna menegaskan bahwa pihaknya sebagai kuasa hukum, serta keluarga sengaja membatasi orang yang datang mengunjungi Catherine. Upaya ini dilakukan untuk menjaga mental sang aktris menghadapi masalahnya.

Catherine Wilson.

"Hanya orang terdekat yang bertemu Catherine Wilson dan memang dibatasi oleh pihak keluarga dan kami sebagai pengacara. Kita juga menjaga mental Catherine," ucapnya.

Baca juga:

Ajukan Rehabilitasi, Catherine Wilson Minta Didoakan Sembuh dari Narkoba

Hot Gosip: Tenggorokan Judika Berdarah hingga Catherine Wilson Diduga Teler di Acara Televisi

Kuasa hukum lainnya, Andri Hartoni menambahkan bahwa hal ini dilakukan agar kondisi Catherine tenang dan mampu menjalani proses hukum yang berjalan.

"Biar proses pemeriksaannya juga berjalan dengan lancar, Catherine juga harus tenang, harus dan sehat semuanya," ujar Andri.

Catherine Wilson telah menjalani asesmen atau penilaian di Lemdikpol Pasar Jumat, Jakarta Selatan pada 23 Juli 2020. Dia mengajukan rehabilitasi atas kasus penggunaan narkotika jenis sabu.

Catherine ditangkap di kediamannya di Cinere, Depok pada 17 Juli 2020. Saat penggeledahan, polisi menemukan dua paket sabu seberat 0,43 dan 0,66 gram.

Catherine Wilson.

Dia terbukti mengonsumsi sabu setelah tes urine-nya dinyatakan positif mengandung metafitamin. Kepada polisi, model berdarah Indonesia-Inggris itu mengaku baru mengonsumsi barang haram tersebut dua bulan terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini