Ogah Diperbudak Suami, Dewi Perssik: Mending Pisah

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 33 2246951 ogah-diperbudak-suami-dewi-perssik-mending-pisah-22hytcHmCP.jpg Dewi Perssik. (Foto: Instagram/F.G.K Photography)

JAKARTA - Pedangdut Dewi Perssik kembali menyinggung soal kisruh rumah tangganya dengan sang suami, Angga Wijaya. Lewat Insta Story, pada Selasa malam (14/7/2020), dia bahkan mempertanyakan surga seorang suami. 

Dalam unggahan panjang tersebut, pedangdut yang awam disapa Depe itu mengungkapkan bahwa surga dan neraka tak ditentukan oleh manusia. Kalaupun ada istilah ‘surga di bawah telapak kaki ibu’, sang pedangdut memiliki pandangan sendiri. 

Dewi Perssik.

“Maksud surga di bawah telapak kaki ibu adalah beliau jalan kita menuju surga. Caranya, dengan berbakti, mendengar perkataan, patuh dan taat kepada orang yang telah mengandung, melahirkan, dan membesarkan kita,” ujar Depe. 

Sementara, istilah ‘surga di bawah telapak kaki suami’ bermakna istri harus menghormati suami layaknya kepala rumah tangga dan imam. Namun bagaimana jika suami lepas dari tanggung jawab? 

Depe berkeyakinan bahwa setiap istri berhak meminta apa yang menjadi haknya. “Dan itu bukan dosa. Makanya, rasulullah bilang muliakan istrimu, bukan jadikan istrimu sebagai budak,” tuturnya. 

Baca juga: Dewi Perssik Minta Nafkah, Angga Wijaya: Beri Waktu Ya Neng

Dewi Perssik.

Mantan istri pedangdut Saipul Jamil itu menambahkan, enggak mau bersikap munafik. “Saya bukan malaikat. Mending pisah kalau dijadikan budak sama suami. Istri banting tulang kok suami nonton TV leyeh-leyeh. Sana kerja cari uang yang banyak.” 

Pada 12 Juli silam, dalam video yang dirilis Dewi Perssik di YouTube, pedangdut 34 tahun itu mengklaim tak mempermasalahkan kondisi sang suami yang tak pernah memberikan nafkah selama 4 tahun. Namun sang pedangdut merasa terusik ketika suami kerap menyampaikan permasalahan mereka ke keluarganya.*

Baca juga: Sebelum Bunuh Diri, Cucu Elvis Presley Sempat Jalani Rehabilitasi

(SIS)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini