KABAR mengejutkan datang dari Lindsay Ell. Penyanyi Country kelahiran 1989 ini mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi korban kekerasan seksual sebanyak dua kali.
Hal ini disampaikan Ell kepada Majalah People. Ia mengalami kejadian mengerikan itu saat berusia 13 dan 21 tahun. Tentu saja kejadian ini membuatnya harus menjalani masa-masa terapi.
Ell merasa saat ini dirinya perlu membebaskan segala ketakutan dan kecemasan yang pernah dideritanya.
“Sebagian dari diriku saat ini berbicara bahwa harus membebaskan Lindsay berusia 13 dan 21 tahun. Kita bisa biarkan rasa sakit mengendalikan kita jika tidak ditangani. Tetapi jika kamu mulai memberitahu ceritamu, rasa malu pun tidak memiliki kekuatan.” ujar wanita yang lahir di Calgary, Kanada ini.
Pada usia 13 tahun, Ell mendapatkan kekerasan seksual dari pria di gereja yang tiba-tiba menyerangnya. Selama beberapa tahun, Ell tidak bisa menceritakan kejadian ini kepada siapapun, termasuk orang tuanya.
Baca juga: Cole Sprouse dan Lili Reinhart Bantah Lakukan Kekerasan Seksual
Beruntungnya, saat itu orang tua Ell bisa mengetahui kejadian ini dan mampu membantu Ell terhindar dari trauma berat. Namun sayangnya, Ell kembali mengalami kejadian mengerikan ini saat berusia 21 tahun. Kekerasan seksual yang diterimanya saat itu lebih mengerikan dan membuat Ell mengalami depresi dan gangguaan kecemasan.
Untunglah ini tidak lantas membuat Ell hanya berdiam diri. Dia mengunjungi organisasi yang membantu korban kekerasan seksual seperti dirinya. Kegiatan di organisasi itulah yang akhirnya membuatnya pulih dan bisa menjadi penyanyi, penulis lagu sekaligus gitaris terkenal.
Ell kemudian menceritakan masa lalunya ini di lagu barunya yang emosional berjudul “Make You”. Lagu ini merupakan salah satu track list dari album “Heart Theory” yang akan dirilis pada 14 Agustus 2020.
(qlh)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri