nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rugi Miliaran Rupiah, Anang Hermansyah Berupaya Tetap Berikan THR Karyawan

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 18:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 05 33 2194497 rugi-miliaran-rupiah-anang-hermansyah-berupaya-tetap-berikan-thr-karyawan-QcuDEd8DP3.jpg Anang dan Ashanty (Foto: Instagram)

JAKARTA - Tutupnya bisnis milik Anang Hermansyah hingga waktu yang tak dapat ditentukan karena dampak dari virus corona, turut membuatnya merugi. Tak sedikit, Anang bahkan menyebut bahwa dari satu bisnis miliknya, ia bisa merugi hingga miliaran rupiah.

"Iya rugi. Kalau bicara rugi, kita rugi secara bisnis. Kalau aku bilang (nominal), anggap aja di Lumiere itu satu bulan bisa sampai.. Let's say Rp2 M aja, kita hilang 50 persen aja sudah hilang separuh," ujar Anang Hermansyah saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Meski mengaku tetap menggaji karyawan sebesar 2/3 berdasarkan kesepakatan bersama, suami dari Ashanty ini tak lantas berlega hati. Pasalnya, semakin dekatnya momen lebaran, membuatnya harus berpikir mengenai cara bagaimana ia bisa memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para karyawannya.

 

Baca Juga: Imbas Corona, Anang Hermansyah Rumahkan 200 Karyawan

"Ya itulah, jadi THR kita lagi mencari solusi. Makanya 2 minggu ke depan, mudah-mudahan 10 hari ke depan keadaan bisa terkendali dengan baik," jelasnya.

"Kalau memang di Jakarta itu menurun, dalam artian penyembuhan bertambah banyak, kematian bisa ditahan, dan kasus baru corona menjadi turun, ini kan berarti arah menuju perbaikan mulai terjadi. Nah kemungkinan untuk membuka online saja bisa terjadi, kita coba buka online aja tidak ada dine-in. Tapi sambil melihat keadaan 2 minggu ke depan seperti apa," sambungnya.

Kendati demikian, hingga kini bapak dari Aurel, Azriel, Arsy, dan Arsya ini masih belum juga dapat memastikan soal pemberian THR kepada para karyawannya. Meski begitu, Anang memastikan bahwa THR akan tetap menjadi hak yang sedang ia usahakan untuk bisa didapatkan oleh para pegawainya.

"Kita atur sedemikian rupa bagaimana cara pembagian THR itu dengan baik. Pasti melihat kinerja, melihat istilahnya rapor-rapor kemarin seperti apa, dan kami berhitung dengan baik untuk melanjutkan yang akan datang seperti apa. Tapi pasti ada. Kami akan tetap komitmen untuk memberikan THR," paparnya.

Sebagai seorang pemilik usaha, pelantun Separuh Jiwaku Pergi ini merasa kasihan dan tak tega jika para pegawainya tak mendapatkan bonus atas kerja keras mereka selama satu tahun belakangan. Terlebih, ia tak ingin egois dan mengatakan bahwa bisnis yang dibangunnya tak akan sukses tanpa bantuan para pegawai.

"Karena buat aku kasihan, keadaan yang seperti ini, kasihan. Bahaya. Kalau kita mau memikirkan sepihak kita doang, ya bisnis ini bukan hari ini doang, masih panjang. Nggak bisa begitu juga," ucapnya.

"Karena bisnis ini panjang, kita butuh teman-teman pegawai. Itulah yang tidak bisa kita putus sembarangan atau tidak bisa memberi insentif sembarangan. Bahwa apa pun juga, teman-teman pegawai harus dipikirkan, yang utama," tandanya. (edh) 

(kem)

BERITA FOTO
+ 7

RUU Permusikan Menjadi Polemik, Anang Hermansyah Angkat Bicara

Musisi sekaligus anggota DPR Anang Hermansyah menghadiri diskusi terkait RUU Permusikan di Jakarta.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini