nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Cabut Laporan, Eza Gionino Beri Pesan Menohok untuk Qory Supiandi

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 16:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 27 33 2135120 tak-cabut-laporan-eza-gionino-beri-ucapan-menohok-untuk-qory-supiandi-R6aI1LVttz.jpg Eza Gionino (Foto: Instagram @ezagio)

JAKARTA - Eza Gionino memutuskan tidak mencabut laporan terhadap penjual ikan bernama Qory Supiandi yang mengirim ancaman pembunuhan kepada dirinya serta keluarga. Meski sudah memberi maaf, Eza masih tak terima dengan ancaman Qory yang terang-terangan meminta dipolisikan atas perbuatannya.

“Gue sudah minta tolong buat bayar ikan itu dua kali lipat, tapi lo datang ke Jakarta, minta maaf ke istri dan anak gue supaya hidup mereka tenang. Tapi lo bilang apa waktu itu? Mending jadi DPO kan?,” ujar Eza Gionino kepada Qory Supiandi di kantor kuasa hukumnya Henry Indraguna di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

 Eza Gionino

Baca juga: Deretan Teror dan Ancaman Pembunuhan yang Dialami Eza Gionino

Lebih lanjut Eza mengatakan, dirinya hanya menjawab tantangan Qory Supiandi dengan membuat laporan polisi. Lewat ucapan bernada sarkastik, dia memastikan sudah mengabulkan permintaan Qory.

“Lo gue ajak ketemu enggak mau. Terus lo minta dilaporin ke polisi, oke gue laporin ke polisi. Terus lo kirim-kirimin foto lo ke gue, viralin nih muka gue. Oke, gue kabulin semua,” tutur sang pesinetron.

“Lo minta diviralin kan? Sudah, sesuai dengan yang lo minta. Gue kabulin semuanya,” lanjut Eza Gionino.

Eza Gionino 

Baca juga: Sassha Carissa Pakai Seragam Sekolah Seksi, Mau Satu Kelas?

Sebelumnya diberitakan, Qory Supiandi datang menemui Eza Gionino untuk meminta maaf atas ancaman pembunuhan yang dia sampaikan. Sambil berurai air mata, Qory mengaku berada dalam kondisi mabuk saat menyebar ancaman kepada Eza.

Sayang, dalih Qory Supiandi tidak mengubah keputusan Eza Gionino. Meski memaafkan perbuatan Qory, Eza tetap melanjutkan laporannya terhadap si penjual ikan.

“Perbuatan tidak akan bisa meninggalkan pidana, maka daripada itu kami sudah menyerahkan kepada Kepolisian,” tutur Henry Indraguna.

Seperti diketahui, Eza Gionino mempolisikan Qory Supiandi atas dugaan penipuan dan ancaman pembunuhan ke Polres Bogor. Dalam laporan Eza, Qory dikenakan Pasal 45 ayat (4) atau Pasal 45B UU ITE atau Pasal 335 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun.

 

Ancaman pembunuhan yang didapat Eza Gionino dan keluarga bermula setelah transaksi ikan arwana dengan Qory Supiandi bermasalah. Eza yang bermaksud menagih pertanggungjawaban karena ikan arwana pesanannya tidak sesuai permintaan malah mendapat ancaman pembunuhan dari Qory.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini