Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pentas ke-159, Teater Koma Hadirkan Para Aktor Kawakan

Lintang Tribuana , Jurnalis-Jum'at, 08 November 2019 |16:25 WIB
Pentas ke-159, Teater Koma Hadirkan Para Aktor Kawakan
Salah satu adegan dalam Lakon Sampah-sampah Kota di Pentas Teater Koma ke-159. Foto : Lintang/Okezone
A
A
A

Teater Koma kembali dengan produksi terbarunya berjudul J.J Sampah-Sampah Kota yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation. Lakon yang menjadi produksi ke-159 ini akan dipentaskan pada 8 - 17 November 2019 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Lakon J.J Sampah-Sampah Kota ini berkisah tentang sepasang suami istri bernama Jian dan Juhro yang hidup di sebuah gubuk di kolong jembatan. Jian bekerja sebagai kuli pengangkut sampah. Ia digaji harian dan tidak punya jaminan masa depan. Meski begitu dia tetap bekerja dengan jujur, rajin, giat dan gembira. Bersama Juhro, yang tengah hamil tua, dia hidup bahagia.

Semua ini tak lepas dari pengawasan Mandor Kepala dan tiga mandor bawahannya, Tiga Pemutus. Mereka ingin melihat sampai sejauh mana kejujuran Jian bisa dipertahankan. Suatu hari, Para Pemutus menjatuhkan tas berisi uang yang amat banyak di sekitar tempat Jian bekerja. Jian panik. Apa yang sebaiknya dia lakukan?

Lakon ini ditulis oleh N. Riantiarno dan telah dipentaskan oleh Teater Koma pada 1979. Setelah 40 tahun berlalu, Teater Koma kembali mementaskan lakon ini dengan arahan Rangga Riantiarno yang berperan sebagai sutradara. Ini merupakan kali kedua penyutradaraannya di Teater Koma setelah Antigoneo pada 2011 yang lalu.

“Teater Koma merupakan salah satu kelompok teater yang sukses melakukan regenerasi dengan merekrut generasi muda untuk turut serta dalam berbagai produksinya. Sangat menarik melihat bagaimana Teater Koma mendelegasikan posisi dan peran dari generasi terdahulu kepada generasi muda, termasuk juga dengan penyutradaraan yang selama ini dipegang oleh N. Riantiarno mulai diarahkan kepada puteranya Rangga Riantiarno,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Campur tangan Rangga dalam lakon yang telah dipentaskan 40 tahun yang lalu ini akan memberikan kesegaran baru dengan tampilan yang lebih menarik. Melalui Program Apresiasi Sen Pertunjukan Teater Koma juga menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda untuk menemukan referensi mengenai sajian artistic serta konsep dramaturgi yang detail dari Teater Koma.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement