JAKARTA - Band-band emo Indonesia yang sempat melambung pada tahun 2000an kini tak terdengar lagi tajinya. Seiring berjalannya waktu, musik emo mulai ditinggalkan dan era musik pun kini dikuasai oleh genre musik lainnya.
Minimnya gaung musik emo nyatanya menjadi sesuatu yang justru ingin ditampilkan oleh Synchronize Fest 2019. Festival musik tahunan ini telah mengundang beberapa band untuk kembali menghidupkan gaung emo di Tanah Air.
Baca Juga:
Feel Koplo Siapkan Barongsai di Panggung Synchronize Fest 2019
Synchronize Fest 2019 Hadirkan Musik Campursari hingga Melayu

"Kenapa emo? Karena sudah tertidur pulas. Tujuannya tetap balik lagi, Synchronize ingin meng-capture apa yang terjadi di industri musik," kata Kiki Ucup.
Bersama dengan Dochi dari Pee Wee Gaskins, Ucup pun akhirnya mengkurasi band-band apa saja yang layak dihadirkan di Synchronize Fest 2019. Nama-nama seperti Alone at Last, Jakarta Flames, Too Late to Notice, Majesty, The Side Project, Speak Up, Seems Like Yesterday, Killed by Butterfly, Killing Me Inside Reunion dan Dieunderdogg - Emo Revival sudah dipastikan akan datang.