Dhawiya segera Menikah, Netizen: Bukannya Lagi Direhabilitasi?

Rena Pangesti, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 26 33 2035065 dhawiya-segera-menikah-netizen-bukannya-lagi-direhabilitasi-eoEF9nTWcf.jpg Dhawiya Zaida (Foto: Instagram)

JAKARTA – Undangan pernikahan Dhawiya Zaida, putri Elvy Sukaesih telah tersebar di media sosial sejak Sabtu kemarin. Oleh sang pengunggah, Yedri, diperlihatkan tanggal beserta lokasi pernikahan Dhawiya bersama kekasihnya, Muhammad.

Baca Juga: Diputus Jalani Rehabilitasi 18 Bulan, Keluarga Dhawiya Bersyukur

Dalam keterangan undangan Dhawiya dan Muhammad, tertulis jika pernikahan akan digelar pada 29 Maret 2019 bertempat di Al Jazeerah Polonia, sebuah restoran bergaya Timur Tengah yang ada di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Tersebarnya undangan pernikahan Dhawiya ini nyatanya membuat publik bingung. Netizen merasa bingung karena sepengetahuan mereka, bungsu 5 bersaudara itu sedang menjalani proses rehabilitasi.

Undangan pernikahan Dhawiya

“Dhawiya bukannya lagi direhabilitasi? Memang boleh nikah diluar?” tanya netizen.

Sementara yang lainnya menambahkan, “Aku pikir malah masih dipenjara, sudah bebas toh?”

Dengan segala pertanyaan seputar kejanggalan atas pernikahan Dhawiya, kabarnya perwakilan Dhawiya akan menggelar konferensi pers hari ini, Selasa 26 Maret 2019.

Sekadar mengingatkan soal kasus Dhawiya, wanita 33 tahun ini ditangkap bersama anak kakak kandung, kakak ipar, hingga kekasih, Muhammad di kediaman Elvy Sukaesih di kawasan Cawang, Jakarta Timur, 16 Februari 2018.

Dari hasil penangkapan, polisi menemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 0,45 gram dan 0,49 gram, serta beberapa bukti lain yakni cangklong, alumunium foil, serta timbangan digital.

Baca Juga: Sosok Istri 'Pak Haji' Muncul, Netizen: Pantas Nikita Mirzani Enggak Dilaporin Polisi

Dhawiya dinyatakan bersalah karena melanggar pasal Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ia kemudian menjalani rehabilitasi oleh Majelis Hakim selama 18 bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) di Cibubur Jakarta Timur.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini