Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hampir Mirip, Ini Beda Musik Z-Pop dan K-Pop

Hana Futari , Jurnalis-Senin, 25 Maret 2019 |02:22 WIB
Hampir Mirip, Ini Beda Musik Z-Pop dan K-Pop
Foto: GTV
A
A
A

JAKARTA - Aliran musik Z-Pop kini mulai tenar dengan kemunculan dua grup yang mengusung konsep ini. Z Girls dan Z Boys merupakan grup Z Pop pertama yang dibentuk oleh agensi Korea Zenith.

Jika sekilas dilihat, konsep yang dibawakan Z-Pop ini hampir serupa dengan K-Pop. Namun, ternyata terdapat beberapa perbedaan mencolok di antara keduanya.

Perbedaan pertama terlihat dari para personel yang menggawangi boyband dan girlband ini. Jika K-Pop beranggotakan orang-orang dari Korea, namun tidak bagi Z-Pop.

Uniknya, meski dibentuk oleh agensi Korea, tak ada satupun member yang berkebangsaan Korea. Itulah mengapa aliran musik ini disebut dengan Z-Pop, yakni mengambil personel dari generasi milenial dengan latar belakang perbedaan asal negara.

Baca juga: Z-Boys dan Z-Girls Ikut Meriahkan Semi Final The Voice Indonesia

Brandon Choi, Executive Produser Zenith menceritakan awal mula kemunculan konsep Z-Pop. Berawal dari keinginan agar musik mereka dapat dinikmati oleh generas Z dari berbagai negara, proyek Z-Pop pun akhirnya resmi dijalankan.

"Hampir satu setengah tahun lalu, kami mencari model bisnis baru di industri musik. Kita mencari model baru dari K-Pop style music dan kami berpikir bagaimana kita bisa meraih para generasi Z bagaimana mereka bisa mengekspresikan perasaan mereka. Makannya kita memulai Zpop proyek ini," ujar Brandon Choi saat ditemui di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu 20 Maret 2019.

Untuk Z Girls sendiri, terdiri dari 7 anggota, yakni Seperti diketahui, Vanya kini tergabung dalam poyek Z-Pop. Bersama Vanya dari Indonesia, Z Girl beranggotakan, Joanne (Taiwan), Queen (Vietnam), Belle (Thailand), Priyanka (India), Carlyn (Filipina) dan Mahiro (Japan).

Senada dengan Z-Girls, Z-Boys juga beranggotakan 7 orang, yakni Perry (Taiwan), Josh (Filipina), Roy (Vietnam), Mavin (Indonesia), Gai (Japan), Blink (Thailand) dan Sid (India).

Baca juga: Ini Sosok Hantu yang Paling Bikin Roy Kiyoshi Ketakutan

Tak hanya dari segi personel, perbedaan antara Z-Pop dan K-Pop juga terletak dari sisi bahasa. Jika K-Pop sebagian besar menggunakan Bahasa Korea, tapi Z-Pop memakai Bahada Inggris untuk setiap lirik lagu mereka.

Dipilihnya Bahasa Inggris sebagai media penulisan lirik mereka karena member dari Z-Pop ini terdiri dari negara yang berbeda serta akan membawa penggemar dari tempat asal mereka masing-masing. Sehingga lagu yang dirilis boyband dan girlband ini pun menggunakan Bahasa Inggris yang tak lain adalah bahasa universal.

"Z-Pop adalah musik dari Z generation. Dari 7 negara, kita akan mengambil musik yang bisa mengeskresikan mereka, lalu kita ambil lah itu untuk menyampaikan pesan pada penggemar mereka. Jadi K-Pop adalah K-Pop, Z-Pop adalah Z-Pop," pungkas Brandon.

(sus)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement