Laporannya Jalan di Tempat, Atalarik Syach Iri dengan Kasus Ahmad Dhani

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 12 33 2029020 laporannya-jalan-di-tempat-atalarik-syach-iri-dengan-kasus-ahmad-dhani-7SXxSDJQ2r.jpg Atalarik Syach (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penanganan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh aktor Atalarik Syach kepada ibunda Tsania Marwa diketahui berjalan cukup lambat. Sudah hampir 8 bulan kasus tersebut bergulir, namun tak kunjung juga diproses.

Melihat hal tersebut, mantan suami Tsania Marwa ini mengaku iri dengan kasus yang melibatkan musisi Ahmad Dhani. Bahkan ia sempat membandingkan kasus yang hampir sama namun berbeda cara penanganan, sehingga menimbulkan kecemburuan.

Baca Juga:

Intip Apartemen Reino Barack, Ruang Tamu Berjarak 1 Menit ke Kamar Mandi

Foto Kemesraan Gisel dan Wijaya Saputra Tersebar

"Untuk laporan ini sudah berjalan delapan bulan, bulan Juli tahun lalu. Ya saya juga jadi cemburu juga ya sama Ahmad Dani ya dengan prosesnya. Tapi bukan saya mau Ahmad Dhani di dalam, istilahnya cemburu juga prosesnya cepat," ungkap Atalarik Syach saat ditemui di Polda Metro Jaya, pada Selasa (12/3/2019).

"Jadi jangan sampai ada kecemburuan lah, kan undang-undang dibuat untuk melindungi rakyat. Saya ingin melihat implementasi terhadap saya seperti apa sih yang normatif saya jalankan, kayak gitu kok lambat banget," sambungnya.

Menyambangi Direktorat Reserse Kriminalitas Khusus pada hari ini sekitar pukul 14.45 WIB, pria 45 tahun ini menyatakan bahwa kini dirinya paham mengapa kasusnya berjalan cukup lambat. Selain itu, ia juga mendapat kejelasan bahwa pihak Dewan Pers belum dapat menentukan apakan ucapan yang dilontarkan oleh mantan ibu mertuanya tersebut merupakan bagian dari pencemaran nama baik dan

"Nah tapi kan saya akhirnya jelas, kalau memang disibukkan kan memang agenda tahun ini kan memang padat sekali dan ternyata memang masih berjalan (kasusnya), dan saya jadi happy. Jadi senang dapat kejelasan ini, jadi saya di depan saya tetap merasakan keadilan," papar pria uang akrab disapa Arik ini.

"Jadi penyidik ini masih menunggu, apa jawaban dari Dewan Pers. Tentu dari penyidik sudah akan meminta ahli bahasa, jadi semua sudah dilakukan oleh penyidik. Penyidik sudah melakukan apa yang dia harus lakukan. Tapi ini masih menunggu dari Dewan Pers, nanti baru dari sini, apakah kasus ini masuk ke pidana atau tidak, seperti itu. Ya kan, karena ini bersangkutan dengan media, jadikan tentu pihak penyidik harus konsultasi ke Dewan Pers. Karena itu munculnya di media," timpal Heri Darman selaku kuasa hukum Atalarik Syach.

Sebagaimana diketahui, tim Atalarik telah melaporkan Silvia Mahrie, ibu kandung mantan istrinya tersebut sejak Juli 2011 lalu. Dalam laporannya 8 bulan lalu, mantan kekasih Vonny Cornelia ini mengungkap bahwa laporan tersebut sengaja dibuat untuk melindungi anak-anaknya. Bahkan Atalarik disebut melaporkan mantan ibu mertuanya lantaran ia menyebut bahwa bintang sinetron Catatan Hati Seorang Istri tersebut bukan manusia.

Pada laporannya Juli lalu, Atalarik beserta tim kuasa hukum mencantumkan dugaan pencemaran nama baik. Pihak terlapor dikenakan Pasal 27 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana enam tahun penjara.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini