Ditetapkan Jadi Tersangka, Ahmad Dhani : Saya Sudah Biasa

Rena Pangesti, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 02:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 15 33 1977995 ditetapkan-jadi-tersangka-ahmad-dhani-saya-sudah-biasa-qw7op7HFx4.jpg Ahmad Dhani (Foto: Vania/Okezone)

JAKARTA - Ahmad Dhani tampaknya tidak merasa gentar sedikit pun menghadapi kasus hukum yang menjerat namanya. Terlebih status tersangka yang kini disandang oleh pentolan grup Dewa 19 itu.

Saat ditanya seperti apa perasaannya kini saat menjalani serangkaian pemeriksaan, Ahmad Dhani pun menuturkan sudah menjadi hal yang biasa jika bersinggungan dengan masalah hukum.

Baca juga: Berlatar Krisis Moneter Asia, Film Default Siap Tayang di Amerika

"Biasa aja, jadi tersangka juga udah sering," kata Ahmad Dhani saat ditemui dikediamannya di Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Rabu (14/11/2018).

Ia juga menerangkan jika tidak perlu ada hal yang dibesar-besarkan terkait masalah hukum yang kini tengah dihadapi olehnya. "Tersangka, bahkan jadi terdakwa, saya sudah biasa. Jadi enggak ada yang perlu di lebih - lebihkan," jelasnya.

Ahmad Dhani 

Jika Dhani terlihat cukup tenang dan mengaku sudah biasa menjalani proses hukum atas perbuatan yang dilakukannya, apakah ada sedikit rasa gugup yang hinggap di hatinya saat harus melewati berbagai macam pemeriksaan? Tanpa berucap ia pun mantap menggelengkan kepalanya.

"(Ada rasa takut gak?) geleng - geleng. Sudah ya saya mau meeting dulu," tukas Dhani.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Ahmad Dhani tengah terlibat kasus hukum yang menjerat namanya atas tuduhan pencemaran nama baik.

Baca juga: Tanggapan Ahmad Dhani Soal Isu Pemeriksaan Polda Jatim ke Rumahnya

Kasus ini bermula saat Dhani hendak menghadiri Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya pada 26 Agustus 2018. Namun dia dicegah sejumlah massa untuk keluar dari Hotel Majapahit. Lalu, Dhani pun mengunggah video di akun Facebooknya dan menyebut orang-orang yang mencegahnya merupakan idiot.

Video yang diunggah ini pun kemudian berujung pada pelaporan oleh Koalisi Bela NKRI dengan tuduhan ujaran kebencian. Karena menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata idiot.

(ady)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini