nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tantangan Terbesar Joko Anwar untuk Garap Film Gundala

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 14:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 07 206 1974499 tantangan-terbesar-joko-anwar-untuk-garap-film-gundala-dW1g65AmEb.jpg Joko Anwar (Foto: Insatgram/@jokoanwar)

JAKARTA - Belum lama ini, Joko Anwar selaku sutradara telah mengumumkan aktor-aktor yang akan bermain dalam film terbarunya berjudul Gundala. Terpilihlah nama Abimana Aryasatya, Tara Basro, Muzakki Ramdhan dan Bront Palarae.

Baca Juga: Konser di Jakarta, Guns 'N Roses Bawa Kargo Seberat 40 Ton

Sebelum nama Abimana Aryasatya keluar sebagai pemeran dari tokoh Sancaka atau Gundala, banyak publik yang sangat penasaran dengan aktor yang memerankan ikon komik superhero Indonesia tersebut.

Joko Anwar mengungkapkan bahwa ketika masih dalam tahap penulisan cerita, ia sudah terbersit nama Abimana Aryasatya. Baginya, aktor berusia 36 tahun itu sangat cocok untuk memerankan karakter Gundala.

Abimana Aryastya

"Ketika menulis ceritanya, aku sudah memikirkan Abimana. Karakter Sancaka atau Gundala bukan jagoan yang he can do everything, tapi dia seseorang yang rapuh," ujar Joko Anwar belum lama ini.

"Makanya Gundala harus diperankan seseorang yang harus punya talenta kuat, karakternya kuat dan harus ada kerapuhan dalam dirinya. Dan aku menemukan itu di Abimana," tambahnya.

Bicara soal pembuatan film, Joko Anwar mengakui memiliki tantangan terbesar untuk menggarap Gundala. Hal tersebut ialah ia harus memperbaharui cerita dari komik yang terbit pada 1969 untuk bisa selaras dengan masa sekarang.

Joko Anwar

Setelah itu, Joko Anwar juga menyebutkan kalau menulis cerita yang kuat menjadi tantangannya yang lain. Bahkan demi film Gundala, ia harus membuat cerita di tempat yang tenang, seperti museum, dan kuburan.

"Tantangan paling besar adalah bagaimana mengupdate cerita Gundala menjadi cerita yang, pertama, harus kuat, sensibilitasnya harus cocok dengan society zaman sekarang," papar Joko Anwar.

Gundala

"Kedua, gimana saya harus bisa bikin cerita yang kuat juga. Ini satu film yang skenarionya paling susah dari yang pernah saya kerjakan. Sangat susah sampa nulis harus dalam kondisi sangat tenang. Kalau nggak di museum saya nulis di kuburan. Setelah empat bulan akhirnya jadi skenario Gundala," terangnya.

Baca Juga: Sebelum Tonton Filmnya, Simak Fakta-Fakta Terkait Superhero Gundala

Meski ceritanya diperbarui, namun Joko Anwar meyakini kalau elemen dasar dari Gundala tersebut akan tetap dipertahankan. Ia tidak ingin film garapannya nanti justru membuat penonton kehilangan sosok Gundala yang selama ini dikenal.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini