SEOUL - Kasus pelecehan seksual melilit aktor senior, Cho Jae Hyun kembali. Kali ini, dikabarkan bahwa ada korban baru yang buka suara bahwa dirinya pernah dilecehkan secara seksual saat umurnya 17 tahun oleh sang aktor.
Ini bukan kali pertama berita kasus pelecehan seksual melilit sang aktor sepanjang 2018. Tapi, Cho Jae Hyun benar-benar menjadi pusat perhatian sekarang ini karena telah melakukan tindak kejahatan itu terhadap anak di bawah umur.
(Baca Juga: Sepeninggal Chris Evans, Avengers 4 Buka Kemungkinan Pintu Casting)
(Baca Juga: Adegan Ciuman Raffi Ahmad dan Marsha Aruan Harus Diulang 10 Kali)

Berita dugaan pelecehan seksual ini tersebar pada 8 September kemarin. Laporan resmi tersebut berbunyi, "Seorang wanita ajukan tuntutan pada sang aktor, untuk kekacauan yang terjadi di tahun 2004 - 14 tahun lalu, saat sang wanita dilecehkan secara seksual oleh Cho Jae Hyun ketika dirinya hanya berumur 17 tahun."
Melansir JTBC, Selasa (9/10/18), diketahui bahwa pada Juli 2018, sang wanita mengajukan keluhan menuntut kompensasi atas perawatannya di rumah sakit Seoul Centre, yang berjumlah ratusan won (mata uang Korea) kepada pihak Cho Jae Hyun.
Namun, di sisi lain, pihak Cho Jae Hyun membantah gugatan ini. Pihaknya sudah mengetahui dan sadar bahwa ada informasi terkait gugatan jutaan won yang dilayangkan oleh sang wanita.
Perwakilan hukum Cho Jae Hyun mengatakan, "Penegasan dan tuntutan pengadilan penggugat tidak diakui oleh hukum. Kami telah mengajukan sanggahan tertulis ke pengadilan dan hakim telah mencapai keputusan rekomendasi rekonsiliasi.
"Namun, pihak penggugat tampaknya keberatan dengan ini. Sehingga dirinya erus mengajukan keluhan terhadap putusan pengadilan dan melakukan gugatan," lanjut perwakilan hukum Cho Jae Hyun.
Ada begitu banyak skandal pelecehan seksual terhadap Cho Jae Hyun setelah maraknya gerakan "Me Too" di Korea. Februari lalu, saat seluruh wanita bahkan di industri hiburan, menyerukan dukungan "Me Too", pelecehan seksual yang dilakukan Cho Jae Hyun langsung terkespos dari pengakuan banyak korban.
Setelah itu, Cho Jae Hyun memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan dan proyek yang tengah ia jalani saat itu. Dia mengumumkan untuk pensiun dalam sementara waktu.
"Saya akan menghentikan semua pekerjaan saya. Saya akan meluangkan waktu untuk merenungkan kembali kehidupan saya dengan harapan untuk menebus dosa saya kepada para korban," ungkap pemain "Take Care of My Dad" itu.
Namun, kasus-kasus dalam gerakan "Me Too" terus-menerus terjadi. Pada bulan Maret dan Agustus 2018, acara MBC, PD Notebook berbicara tentang kasus sutradara Kim Ki Duk dan Cho Jae Hyun. Pada Juni 2018, aktris "A" mengungkapkan, "Saya dilecehkan secara seksual oleh Cho Jae Hyun di toilet sebuah stasiun siaran."
Kemudian, setelah diam-diam hidup dalam pengasingan, Cho Jae Hyun menyewa pengacara dan mulai membantahnya. Melalui perwakilan hukumnya, Cho Jae Hyun menjawab dengan tegas, "Saya tidak pernah melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun, apalagi melakukannya kepada "A." Jika ada tindakan tipu daya dan intimidasi atau perilaku tidak adil, saya tidak punya pilihan lain selain untuk menyelesaikan dengan tegas melalui hukum."
Hal yang sama diterapkan pada kasus kekerasan seksual anak di bawah umur yang baru tersiar ini. Rekomendasi rekonsiliasi pengadilan adalah satu kartu dukungan yang jelas untuk sikap Cho Jae Hyun. Imej Cho Jae Hyun tidak dapat dipulihkan seperti sebelum insiden ini terjadi. Tetapi sang aktor menunjukkan tekadnya dengan jelas untuk memperbaiki hal-hal yang bertentangan dengan kebenaran yang ia yakini.
Setelah gerakan "Me Too" terjadi, insiden Cho Jae Hyun terus-menerus digali ketika kasus "Me Too" lainnya tidak muncul. Publik merasa khawatir dan prihatin terkait apakah insiden ini akan berakhir di sini, atau akan menjadi awal yang baru untuk insiden lainnya bila tidak ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan benar.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri