nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadapi Sidang Putusan, Tio Pakusadewo Diharap Bisa Bebas

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 17 Juli 2018 18:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 17 33 1923637 hadapi-sidang-putusan-tio-pakusadewo-diharap-bisa-bebas-tfoa6TYiOm.jpg Tio Pakusodewo (Foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Tio Pakusadewo mendapat bantuan hukum dari sekumpulan akademisi dan perwakilan organisasi masyarakat (ormas) jelang sidang putusan kasus narkoba. Gerakan yang menamakan diri Sahabat Pengadilan berharap upaya mereka bisa membuat Tio dinyatakan bebas, atau minimal mendapat hukuman rehabilitasi.

"Pokoknya satu bebas, maksimalnya rehabilitasi. Yang penting jangan pidana penjara," ujar Miko Ginting selaku salah satu akademisi yang ikut tergabung dalam Sahabat Pengadilan di kawasan Cikini, Jakarta (17/7/2018).

 

Sebelumnya diberitakan, gerakan Sahabat Pengadilan resmi mengajukan komentar tertulis atas perkara Tio Pakusadewo ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam berkas, mereka memohon pada Majelis Hakim agar bersedia menjatuhkan hukuman rehabilitasi untuk Tio Pakusadewo.

- Baca Juga: Jelang Sidang Putusan, Tio Pakusadewo Banjir Dukungan

Seperti diketahui, Tio Pakusadewo dituntut enam tahun penjara dan denda Rp. 800 juta subsider enam bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum. Dia dinilai bersalah atas kepemilikan sabu seberat 1,06 gram dan dikenakan Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Tuntutan inilah yang jadi sorotan utama gerakan Sahabat Pengadilan untuk Tio Pakusadewo. Menurut mereka, tuntutam Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak setimpal dengan perbuatan yang dilakukan Tio.

"Trend-nya itu, kalau dia dipasang Pasal 111 dan Pasal 112 dengan Pasal 127 maka pidana penjaranya dikedepankan. Justru ini yang kami berikan masukan kepada Majelis Hakim. Ini harus dilihat kontruksi Undang-Undang. Kalau begini, penjara bakal di depan terus. Dengan masalah itu, harusnya Majelis Hakim pilih Pasal 127 yang ancamannya bukan pidana penjara, tapi rehabilitasi," jelas Miko Ginting.

 

Tio Pakusadewo sendiri akan segera mendengar vonis putusan dari Majelis Hakim. Rencananya, sidang bakal digelar pekan ini pada Kamis, 19 Juli 2018.

Tio Pakusadewo terseret perkara narkoba usai ditangkap di kediamannya di kawasan Ampera, Jakarta Selatan pada Desember 2017. Dari hasil penangkapan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga klip plastik kecil berisi sabu. (edh)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini