nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertindak Arogan, Justin Bieber Harus Berurusan dengan Hukum

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 12:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 08 33 1908175 bertindak-arogan-justin-bieber-harus-berurusan-dengan-hukum-goguqFGQoy.JPG Foto: Istimewa

LOS ANGELES - Justin Bieber dituduh telah melakukan penyerangan dan melakukan kerusakan properti pribadi dalam sebuah gugatan baru. Kabarnya, kejadian tersebut telah dilakukan oleh Bieber sekira dua tahun yang lalu.

Kali ini, orang yang melaporkan Justin adalah Rodney Canon. Gugatan tersebut diajukan pada Kamis 7 Juni 2018 waktu setempat di sebuah kantor kejaksaan di wilayah Amerika Serikat.

Dalam gugatan tersebut, disebutkan pada 8 Juni 2016, Cannon mengatakan jika dirinya diperkenalkan oleh seseorang ke Bieber pada acara di Hotel Westin di Clevelad, Ohio, Amerika. Saat itu, Bieber diduga melepas kaca mata Cannon tanpa izin, dan kemudian memakainya.

(Baca juga: Justin Bieber Punya Mimpi Panjangkan Rambut sampai Mata Kaki)

Setelah kejadian ini, Cannon pun mengambil foto Bieber. Dan kemudian, Bieber pun sangat marah dengan apa yang dilakukan oleh Cannon.

“Sikap Bieber berubah secara dramatis. Dia menjadi marah serta mengancam secara agresif dan ingin mencelakai saya jika tidak menghapus foto tersebut,” jelas Cannon di dalam gugatan tersebut, seperti dikutip dari laman Billboard, Jumat (8/6/2018).

Selain bersikap arogan dan mengancam, dalam kejadian yang ditonton oleh beberapa orang tersebut, Cannon juga menyebut jika Bieber mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak dikatakan. Kabarnya, kata-kata tersebut merupakan kata yang rasis.

(Baca juga: Justin Biber Sindir Artis yang Kerap Pamer Kemewahan di Medsos)

Tak puas. Canon pun juga menegaskan jika Bieber meraih kemejanya ketika dia berjalan pergi. Dia juga meninju Cannon di wajah, kepala, dan juga tubuh. Dia pun mendapat luka yang cukup parah.

“Dari pada terlibat dalam saling jotos, saya memutuskan meletakkan Bieber di tanah. Kemudian, seorang anggota pegawal Bieber memukul kepalanya, menyebabkan saya kehilangan kesadaran untuk waktu yang singkat,” paparnya.

Insiden yang diduga menyebabkan kerusakan fisik dan emosional Cannon, sementara juga memaksa dia untuk tidak bisa bekerja selama beberapa hari kerja. Kacamata hitam dan pakaiannya juga rusak.

Dia mengatakan bahwa kedua barang yang rusak tersebut memiliki harga USD1.000. Kini, Cannon sedang mencari kerusakan lain untuk dia ajukan di dalam proses pengadilan.

Sayangnya, hingga saat ini pihak Justin Bieber belum mau memberikan tanggapan terkait hal tersebut. Mereka memilih untuk diam, kemungkinan hingga sidang mengenai gugatan tersebut dimulai.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini