nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angelina Jolie Pertimbangkan Bintangi Live-Action Come Away

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Kamis 31 Mei 2018 13:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 31 206 1904943 angelina-jolie-pertimbangkan-bintangi-live-action-come-away-iI3q1x6v6M.jpg Angelina Jolie. (Foto: Reuters)

LOS ANGELES – Aktris Angelina Jolie dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk membintangi film live-action Come Away. Film bergenre drama-fantasi itu akan disutradarai oleh Brenda Chapman, sementara skenarionya digarap Marissa Kate Goodhill.

Sekadar informasi, Chapman dikenal lewat film Prince of Egypt yang digarapnya pada 1998. Dia juga pernah memenangkan Academy Award untuk kategori Best Animated Feature lewat film Brave.

Baca juga: Angelina Jollie dan Elle Fanning Mulai Syuting Film Maleficent 2, Terlihat Makin Akrab!

Sementara itu, Fred Films dan Yoruba Saxon Productions ditunjuk sebagai rumah produksi proyek tersebut. Leesa Kahn, James Spring, dan Andrea Keir akan berlakon sebagai produser, dengan Michelle Manning sebagai produser eksekutif.

Melansir Deadline, Kamis (31/5/2018), proses syuting Come Away akan dilakukan di dua negara: Inggris dan Amerika Serikat (Los Angeles). Sementara jadwal syutingnya ditetapkan sepanjang musim gugur (September-November 2018).

Selain Jolie, tawaran serupa juga dilayangkan kepada aktor David Oyelowo. Belum diketahui apakah Jolie dan Oyelowo menerima tawaran film tersebut. Namun yang pasti, saat ini Jolie masih menjalani syuting Maleficent 2 produksi Disney.

Baca juga: Angelina Jolie Dikabarkan Dekat Bintang Maleficent 2, Cinta Lokasi?

Sementara itu, proyek terbaru Oyelowo, Chaos Walking, baru akan rilis pada 1 Maret 2019. Film fiksi-thriller itu disutradarai oleh Doug Liman dan diproduseri oleh Robert Zemeckis.

Namun apabila keduanya menerima tawaran itu maka Jolie dan Oyelowo akan berperan sebagai orangtua dari kakak beradik ‘Alice in Wonderland’ dan ‘Peter Pan’. Ketika kakak laki-laki mereka tewas dalam sebuah insiden tragis, mereka berusaha menyelamatkan kedua orangtua mereka dari keputusasaan.

Namun pada akhirnya, kedua kakak beradik itu harus memilih antara rumah (keluarga) atau imajinasi mereka.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini