nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkait Kasus Asusila, Gatot Brajamusti Dituntut 15 Tahun Penjara

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 17:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 14 33 1872756 terkait-kasus-asusila-gatot-brajamusti-dituntut-15-tahun-penjara-GiDiXF6RyE.jpg Gatot Brajamusti (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sidang pembacaan tuntutan terhadap Gatot Brajamusti dalam kasus kejahatan seksual atau asusila baru saja digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2018). Mantan Ketua Umum PARFI dituntut pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp200 juta subsider satu tahun kurungan.

Dalam tuntutan, Gatot dinilai melanggar Pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hadiman menjelaskan, tuntutan tersebut sudah sesuai dengan apa yang telah dilakukan Gatot terhadap CTP selaku korban.

(Baca Juga: Intip Serunya Zaskia Mecca, Shireen Sungkar dan Zee Zee Shahab Jalani Foto Kehamilan Bersama)

(Baca Juga: Tolak Cap 'Artis Alay', Ivan Gunawan: Saya Ini Artis Rating!)

"Perbuatan dia ditambah perbuatan berlanjut. Dari 2007 sampai 2011 dia masih melakukan itu (tindak kejahatan seksual atau asusila)," terang Hadiman.

Dalam lanjutannya, Hadiman mengatakan bahwa tuntutan untuk Gatot Brajamusti sudah disertai sejumlah pertimbangan, baik yang memberatkan maupun meringankan.

"Dia masih menjalani hukuman pidana dalam kasus lain. Itu yang memberatkan. Kalau yang meringankan dia sudah menyesali perbuatannya dan berperilaku sopan selama persidangan," imbuh Hadiman.

(Baca Juga: Mina 'Gugudan' Akan Beradu Akting dengan Sehun 'EXO' dalam Dokgo Rewind)

(Baca Juga: Penyebab Retaknya Rumah Tangga Kalina Ocktaranny dan Hendrayan Dibongkar Pengacara)

Sementara untuk tuntutan dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal dan satwa liar, sidang belum dapat digelar lantaran berkas belum siap. Sempat kesal mendengar jawaban JPU, Majelis Hakim akhirnya tetap mengabulkan permohonan penundaan sidang.

Andai berjalan sesuai rencana, sidang pembacaan tuntutan terhadap Gatot Brajamusti dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal dan satwa liar akan kembali digelar pada 27 Maret 2018.

"Saya minta jangan ditunda lagi," tegas Hakim Ketua Majelis, Achmad Guntur.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini