Menguak Nasib "Perjodohan" Dimas Anggara dan Amanda Rawles di Film The Perfect Husband

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 20:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 05 206 1868306 menguak-nasib-perjodohan-dimas-anggara-dan-amanda-rawles-di-film-the-perfect-husband-EAseFVXO7w.jpg Dimas Anggara (Foto: Ria/Okezone)

JAKARTA - Dimas Anggara dan Amanda Rawles kembali dipertemukan dalam film layar lebar, berjudul The Perfect Husband. Berbeda dari sebelumnya, keduanya membintangi film bergenre drama komedi dengan karakter yang tak pernah diperankan sebelumnya.

Dimas Anggara dipercaya membawakan peran sebagai pilot muda dengan karier yang cemerlang. Profesi tersebut membuatnya harus belajar lebih keras untuk memaksimalkan perannya.

Baca Juga: Dihajar dengan Tangan Kosong, Ini Luka yang Dialami Korban Dimas Anggara

Sementara Amanda Rawles berperan sebagai remaja dari keluarga santun namun memiliki perawakan yang berbeda jauh dari orangtuanya. Hal itu dijelaskan usai press confrence pada Senin (5/3/2018).

"Sekarang lebih ke genre komedi dan saya di sini jadi pilot jadi lumayan lama belajar jadi pilot," ungkapnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Sementara itu, genre komedi dalam film produksi Screenplay Films ini diakui Amanda berbeda dari film kebanyakan. Suasana komedi yang ada di dalamnya diciptakan tanpa kesengajaan namun dipastikan cukup menghibur penonton.

"Enggak komedi yang disengaja sih cuma dari situasinya itu sudah menunjukkan komedinya sendiri bikin suasana komedi. Jadi bukan suatu karakter yang komedi banget enggak sih," terang Amanda.

Dalam film The Perfect Husband Amanda Rawles (Ayla) harus menerima kenyataan untuk dijodohkan dengan Dimas Anggara (Arsen). Ayla sempat memberontak namun Arsen terus berjuang untuk remaja yang duduk di bangku kelas 3 SMA tersebut.

Baca Juga: Polisi Periksa Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan yang Dilakukan Dimas Anggara

Dimas berharap film yang dibintanginya kali ini bisa memberikan pengaruh untuk para penonton. Amanda menambahkan pesan bahwa perjodohan yang dilakukan oleh orang tua tak selalu menjadi hal yang buruk dan harus ditantang.

"Orang yang nonton ini related ikatan batin soal anak dan bapak yang disini sangat kuat ditambah juga komedinya," kata Dimas Anggara.

"Kalau ada anak yang dijodohin sebenarnya orangtua itu enggak terlalu salah, dijodohin bukan berarti they do a wrong thing. Banyak yang bisa kita dapatin dari karakter Ayla. Orangtua bisa mempertimbangkan soal jodoh-jodohan," pungkas Amanda Rawles.

(edi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini