nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren, Paspampres Unjuk Gigi di Ulang Tahun ke-72 di Dahsyat

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 09:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 08 598 1841511 keren-paspampres-unjuk-gigi-di-ulang-tahun-ke-72-di-dahsyat-gH02u4Dtbe.jpg Dahsyat Hari Ini (Foto: Twitter)

JAKARTA – Para Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menunjukkan hasil latihan mereka kepada kru Dahsyat RCTI, Senin (8/1/2018). Mereka pun sempat mengungkap kesan-kesan mengemban tugas penting mereka sebagai penjaga Presiden maupun tamu-tamu kenegaraan lainnya.

- Baca Juga: Live Perdana, Armand Bawakan Single Teranyar di Dahsyat

“Suatu kehormatan bisa ada di dekat Presiden, tamu Presiden, dan lain-lain,” ujar Kapten Galih di panggung yang dipandu Denny Cagur, Dede Sunandar, Anwar, dan Nabilah Ayu itu.

Adapun panggung kali ini digelar di Lapangan Tembak Setia Waspada Paspampres yang ada di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Paspampres ke-72.

Mengikuti Paspampres, para host mengenakan pakaian loreng/army camo dan topi beret berwarna biru, serta sepatu bot hitam. Yang membedakan mereka tidak lain adalah kemampuan beladiri, selain wajah para host yang sudah sering tampil di depan kaca.

Alhasil, seorang Paspampres wanita diadu dengan Dede, dan langsung menang telak dengan menendang Dede sampai terjatuh.

Sebenarnya Denny juga ingin melawan Paspampres tersebut, tapi menyerah setelah melihat Dede.

Yang ada, Denny malah menggombal,”Kamu boleh banting aku, tapi jatuhin aku di hati kamu.” Tak ayal, gombalannya langsung disambut jengkel oleh para host, yang sudah biasa mendengar, namun langsung disoraki para personel Paspampres yang menonton dari bawah panggung.

Jika melihat ke arah panggung, bagian depan dan sebuah menara di sampingnya sudah dipenuhi penonton untuk melihat aksi Dewi-Dewi, Tipe-X, dan Duo Serigala yang jadi bintang tamu.

Terutama saat Duo Serigala tampil, para Paspampres berubah seperti menjadi fans, salah satunya dengan ikut bergoyang di atas panggung.

Baik Kapten Galih maupun Letkol Kopral Andri, yang bertanggung jawab memelihara lemari senjata (armory), menyatakan harus siap 24 jam saat Presiden membutuhkan. Tak hanya itu, mereka harus tetap tenang dalam berbagai keadaan dan cermat, seperti tenaga militer lainnya.

“Kita harus punya mental baja,” ucap Kapten Galih.

Belakangan, mereka diminta bermain games injak karpet. Karpet sempit mereka harus bisa jadi lantai tumpuan bagi 7 orang, bagaimanapun caranya. Namun yang mengagetkan Denny, mereka masih bisa berhasil setidaknya sampai jumlah orang ditambah menjadi 9.

- Baca Juga: Aksi 2 Anak Kecil Ini Sukses Bikin Host Dahsyat Terpukau

“Gila kita begini lima aja udah jatuh, ini tujuh masih kokoh. Hebat!” seru Denny.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini