nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenang Proses Kelahiran Anak Pertama, Ryana Dea: Antara Hidup dan Mati

Revi C. Rantung, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 00:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 03 33 1824547 kenang-proses-kelahiran-anak-pertama-ryana-dea-antara-hidup-dan-mati-aha8hBtTss.JPG Ryana Dea dan Puadin Redi (Foto: Revi/Okezone)

BEKASI - Tengah berbahagia dengan kehadiran anak pertamanya yang bernama Qiandra Rynayra Redi tak membuat Ryana Dea lupa akan proses persalinan yang ia jalani. Pesinetron Dunia Terbalik ini pun merasa di antara hidup dan mati ketika menjalani proses persalinan.

Hal itu pun diungkapkan aktris 27 tahun itu saat menggelar aqiqah sang anak di kediamannya di kawasan Jatisampurna, Kranggan, Bekasi pada Minggu 3 Desember 2017.

(Baca Juga: Ryana Dea dan Puadin Redi Gelar Aqiqah Anak Pertama)

(Baca Juga: Penjaga Busway Laporkan Pengendara Mobil Diduga Milik Dewi Perssik ke Polda Metro Jaya)

"Prosesnya benar-benar apa ya, benar-benar antara hidup dan mati. Aku ngeden itu dari jam 3 pagi sampai jam setengah 5 pagi. Jadi sebelumnya di ruang sebelah ada yang melahirkan dan mereka gampang banget kayaknya, cuma berapa menit udah kedengaran suara bayi," ungkap Ryana Dea.

Memang sebelum proses persalinan, Ryana Dea sempat punya harapan bahwa proses persalinan begitu mudah. Namun ketika tiba saatnya ia untuk proses persalinan, agaknya Ryana Dea mengalami kesulitan lantaran sang bayi tak kunjung keluar. Hal ini pun berbanding terbalik dengan apa yang ia pikirkan.

"Udah ngeden-ngeden kok enggak keluar-keluar ya, bidannya juga semangat sampai kayak kenapa ya, sampai bidannya bilang 'Ini bayinya enggak kelilit tali pusar ya'. Kita sih selama USG enggak pernah kelilit tali pusar. Kayanya kelilit tiap ngeden dia keluar kontraksi hilang, dia naik lagi," tambahnya.

Lebih lanjut, di kala berbagai posisi telah dicoba untuk mengeluarkan sang bayi tak berhasil. Pada akhirnya seorang dokter mampu mengeluarkan sang bayi. Usut punya usut, ternyata bayi dari Ryana Dea terlilit oleh tali pusar.

"Ngeden-nya udah posisi tengah, miring kiri balik lagi tengah nggak keluar. Sampai bidannya nyerah, dan jam 4 seperempat manggil dokter. Pas dokter datang kayanya langsung cepat aja, langsung didorong sampai bidan naik ke tempat tidur buat didorong-dorong gitu, akhirnya setengah 5 dia keluar," ceritanya.

Kendati demikian, Ryana Dea bersyukur lantaran proses persalinan sang bayi telah usai dan bayinya juga dalam keadaan sehat. Oleh sebab itu, Ryana Dea sedikit berharap agar nantinya sang bayi bisa menjadi orang yang patuh terhadap agama dan juga dapat berguna bagi Tanah Air.

"Mudah-mudahan jadi anak saleha bisa berguna untuk nusa dan bangsa, orangtuanya, dan orang di sekitarnya," pungkasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini