Buat Anak Muda Zaman Now, Adinia Wirasti Tekankan Pentingnya Membaca

Revi C. Rantung, Jurnalis · Selasa 07 November 2017 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 07 33 1809839 buat-anak-muda-zaman-now-adinia-wirasti-tekankan-pentingnya-membaca-q0oULwxIPz.jpg Adinia Wirasti (Foto: Instagram)

JAKARTA - Cantik, berbakat dan jago dalam hal berakting sudah menjadi identitas seorang aktris Adinia Wirasti. Bahkan kiprahnya dalam dunia seni peran sudah tak terbantahkan lagi. Terbukti, Asti sapaan akrabnya telah membintangi sederet film Indonesia. Namun agaknya terbesit dalam pikiran aktris 30 tahun itu untuk mengkampanyekan pentingnya membaca.

(Baca Juga: Punya Banyak Bisnis, Ayu Ting Ting Tegaskan Semuanya untuk Bilqis )

(Baca Juga: FOTO: Cantiknya Velove Vexia Sukses Bikin Fans Speechless)


Terlebih mengajak para generasi muda bangsa untuk ikut membaca ketimbang harus melihat sosial media yang terdapat komentar-komentar negatif.

Bukan apa-apa, Adinia Wirasti diketahui berkontribusi dalam 'PerpuSeru', yang dimana merupakan program pengembangan perpustakaan umum menjadi pusat belajar masyarakat yang memberikan pelayanan berbasis teknologi informasi.  

"Yang perlu anak muda sekarang campaign kan adalah pentingnya membaca dan ketika sudah membaca, sharing lewat social media yang kita punya, daripada kita baca komen-komen yang enggak jelas atau komen enggak jelas," tutur Adinia Wirasti saat dijumpai di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat.

"Mending kita berbagi, karena generasi kita ini penting untuk tahu gimana caranya komunikasi dengan baik dan benar dan akhirnya bisa berguna bagi siapapun," sambungnya.

(Baca Juga: Yura Yunita Minta Netizen Kurangi Komentar Negatif dan Bully di Medsos)

(Baca Juga: Bikin Iri! Pevita Pearce Difoto Gigi Hadid sampai Jongkok Segala)

Memang, Adinia Wirasti sendiri merupakan salah satu aktris yang terbilang suka membaca. Bahkan untuk membaca sebuah naskah script film, aktris 30 tahun ini lebih memilih untuk menerima naskah dalam betuk kertas ketimbang data dokumen lewat elektronik.

"Jadi memang dari dulu saya senang membaca, makanya ketika saya di-pitching oleh seorang produser atau sutradara, dia bilang 'oke nanti saya kirim script ya'," tuturnya.

"Dan saya selalu bilang kalau tidak mau dikirimkan script via data atau dokumen gitu karena saya pusing bacanya. Saya jadi maunya kertas atau hardcopy," tutupnya.


(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini