"Selawat Tibbilqulub, Selawat Badar, Selawat Nariyah, zikir, mereka hafal. Karena habis ikut dakwah mereka biasanya cerewet di mobil," sambungnya.
Sementara itu, cita-cita anak ke depannya biasanya memang merupakan perwujudan dari keinginan kedua orangtuanya. Namun berbeda dengan ustadz berusia 35 tahun tersebut.
Dirinya yang diketahui merupakan seorang ustadz, justru membebaskan ketiga buah hatinya untuk memilih apapun yang mereka cita-citakan. Asalkan, agama menjadi poin penting dalam terwujudnya cita-cita mereka. Termasuk untuk terlebih dahulu mengenyam pendidikan di pesantren.
"Mau jadi apapun anak ini, tetap kita komitmen berfondasikan agama, pesantren. Karena istri juga kuliah ngambil jurusannya jurusan yang bidang Alquran, Perguruan Tinggi Ilmu Qur'an, otomatis ya kita harus tularkan untuk fondasi anak, karena ini pergaulan sangat bebas, pergaulan sangat dahsyat sekali" paparnya.
"Jadi kalau tidak dilandasi agama ya repot. Itu saja. Jadi fondasinya kita kuatkan dengan fondasi agama, tapi kami tetap ingin anak di pesantren," tandasnya.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri