nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peraturan Baru Berkunjung ke Makam Elvis Presley, Penggemar Bakal Dimintai Biaya

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 17 Agustus 2017 18:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 17 33 1757939 peraturan-baru-berkunjung-ke-makam-elvis-presley-penggemar-bakal-dimintai-biaya-LXKyRdVtml.jpg Makam Elvis Presley (Foto: Google)

JAKARTA – Kabar penting buat Anda penggemar legenda pop Elvis Presley. Apa kalian berminat untuk mengunjungi tempat peristirahatan terakhirnya di Graceland, Memphis AS? Kalau iya, itu artinya Anda harus menyiapkan uang yang lebih banyak lagi.

Selain biaya transportasi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari sejak berangkat hingga kembali lagi, kini ada biaya tambahan yang harus Anda sediakan.

Pasalnya, sejak tahun ini, pihak pengelola akan memungut retribusi dari para pengunjung. Diberitakan The Independent, besaran uang yang harus dikeluarkan oleh penggemar sang idola itu berada di angka USD28,75. Kebijakan itu mulai diberlakukan saat peringatan 40 tahun meninggalnya sang bintang, sejak Selasa (15/8/2017) hingga Rabu (16/8/2017).

Seperti halnya aturan yang baru diterapkan, kebijakan tersebut juga mengundang pro-kontra dari para penggemar. Bagi pihak yang kontra berpandangan bahwa pungutan itu sesuatu yang tidak layak.

"Aku bahkan tidak ingin pergi ke Memphis lagi. Orang-orang yang berjalan (dalam kebijakan ini) bukan penggemar Elvis. Mereka (bekerja) dalam bisnis," kata salah satu penggemar, Fred Schwarz .

Adapun pihak yang setuju menilai kebijakan itu adalah sesuatu yang wajar. "Ini sesuai dengan wilayah popularitas Elvis. Ada harga untuk itu juga, untuk mengakomodasi semua orang, " kata Joe Makowski.

Sementara itu, sejak 2005 lalu, Elvis Presley Enterprise yang dibentuk Elvis Presley Trust telah dikuasai oleh Graceland Holding. Adapun posisi Lisa Marie, hanya berada di angka 15 persen penguasaan.

Perubahan kebijakan itu, merupakan keputusan dari Graceland itu. "Agar semua orang selamat dan memastikan acara yang menyenangkan dan berarti bagi semua orang, kami telah bekerja sama dengan otoritas keamanan lokal, negara bagian dan federal untuk menetapkan prosedur baru yang telah digunakan secara luas di AS," demikian pernyataan resmi Graceland, ditulis situs Sindonews.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini