Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

CELEB FACT: Transformasi Gal Gadot dari Puteri Kecantikan Menjadi Superhero

Siska Maria Eviline , Jurnalis-Jum'at, 04 Agustus 2017 |02:00 WIB
CELEB FACT: Transformasi Gal Gadot dari Puteri Kecantikan Menjadi <i>Superhero</i>
Gal Gadot. (Foto: Inquisitr)
A
A
A

LOS ANGELES - Selama bertahun-tahun, Marvel dan DC Comics saling bersaing menempatkan pahlawan super mereka di box office. Hingga akhirnya pertengahan 2017, Wonder Woman mendapatkan panggung di tengah dominasi superhero pria. Film ini juga menjadi era kebangkitan Gal Gadot setelah sebelumnya mencuri perhatian publik lewat Fast & Furious.

Di balik statusnya sebagai Wonder Woman, Gadot ternyata menyimpan banyak kisah menarik tentang hidupnya. Ia pernah bercita-cita menjadi koreografer profesional, bertugas sebagai tentara, hingga menapaki kariernya dari kompetisi kecantikan. Seperti apa sebenarnya kehidupan perempuan 32 tahun ini sebelum menjadi Wonder Woman? Ini kisahnya untuk Anda.

Ia Pernah Bercita-cita Menjadi Penari

Gadot lahir di Rosh HaAyin, Israel, pada 30 April 1985. Ibunya adalah seorang guru, sementara ayahnya seorang teknisi mesin. Masa kecilnya dihabiskan dengan berbagai kegiatan fisik, mulai dari olahraga hingga belajar menari.

(Foto: Instagram/@gal_gadot)

Di usia remaja, Gadot bahkan sempat melontarkan niatnya untuk menjadi seorang koreografer profesional. Mafhum, ia menekuni dunia tari selama 12 tahun, mulai dari balet, hip-hop, modern dance, hingga jazz. Kelihaian Gadot menari bahkan membuatnya dijuluki si 'ombak'. Tentu, kala itu ia tak pernah berpikir akan menjadi bintang film terkenal seperti saat ini.

Gelar Miss Israel

Keterlibatannya dalam kompetisi kecantikan berawal dari bujuk rayu para pencari bakat. Merasa bahwa hal itu tak merugikan baginya, ia pun mengikuti Miss Israel pada 2014. Di luar dugaan, Gadot keluar sebagai pemenang. “Aku tak pernah berpikir akan menjadi Miss Israel. Aku sangat terkejut ketika mereka menyematkan mahkota itu padaku,” katanya seperti dilansir dari majalah Glamour.

(Foto: Instagram/@gal_gadot)

Setelah kemenangan itu, Gadot beralih ke Miss Universe. Namun, saat itulah dia menyadari bahwa menjadi seorang ‘Miss’ bukanlah gaya hidup yang diinginkannya. “Saat itu, aku sangat takut akan menang lagi. Maka aku berulah. Mereka memintaku untuk sarapan mengenakan gaun dan aku tak melakukannya. Saat itu aku bilang,’Siapa yang memakai gaun pukul 10.30 pagi? Yang benar saja!’” katanya.

Meski ia tak membawa pulang gelar Miss Universe, namun itu adalah jejak pertama Gadot di panggung hiburan dunia. Ia kemudian memulai kariernya sebagai model.

Menjadi Tentara Israel

Anda yang pernah menonton aksi Gadot di Fast & Furious dan Wonder Woman tentu bertanya-tanya bagaimana ia begitu lihai melakukan adegan laga. Tak perlu heran. Sebelum bermain dalam dua film laga itu, Gadot memang pernah bergabung dalam Pasukan Pertahanan Israel selama dua tahun. Jabatannya pun cukup bergengsi, instruktur tempur.

(Foto: Instagram/@gal_gadot)

Pengalamannya sebagai tentara merupakan bagian dari wajib militer yang harus dijalankannya sebagai masyarakat Israel. “Menjadi tentara berarti membuang kebebasan yang Anda miliki. Tapi sebagai gantinya, kau belajar apa itu kedisiplinan dan rasa hormat,” katanya kepada majalah Maxim pada tahun 2007. Dari wawancara itu, si Wonder Woman kemudian kebanjiran tawaran iklan, mulai dari Gucci hingga parfum Bamboo.

Bubot, Cinta Pertamanya di Dunia Akting

(Foto: Instagram/@gal_gadot)

Bubot merupakan proyek pertama Gadot dalam dunia seni peran. Meski hanya drama seri dengan jumlah episode terbatas, namun drama itu menjadi bekal yang sangat berharga baginya. Meski sukses, jangan Anda kira saat itu dia ingin menekuni dunia akting. Dalam sebuah wawancara, dia mengatakan, menjadi aktris adalah ide yang konyol.

“Masalahnya, semua skrip yang aku terima dalam bahasa Inggris. Saat itu, meski aku lancar berbahasa Inggris aku hanya tak terlalu nyaman menggunakannya,” kata dia. Gadot kemudian vakum dari dunia akting dan memilih untuk melanjutkan pendidikannya di bidang hukum dan hubungan internasional.

Ia Hampir Menjadi Gadis ‘Bond’

Menurut Gadot, dunia seni peran adalah candu. Maka ketika undangan audisi untuk menjadi gadis Bond dalam Quantum of Solace datang, ia tak menyia-nyiakannya. Meski tak lulus audisi dan harus mengakui kemampuan aktris Olga Kurylenko, namun Gadot mengaku, itu merupakan kesempatan yang sangat berharga dalam kariernya.

(Foto: Instagram/@gal_gadot)

Pasalnya, audisi itu membawa dia membintangi karakter Gisele Harabo dalam Fast & Furious, film perdana sepanjang kariernya. “Aku rasa alasan utama (sutradara) Justin Lin menginginkan aku bermain sebagai Gisele, karena aku pernah bergabung di militer. Dia ingin mengeksplorasi kemampuanku menggunakan senjata,” katanya. Setelah itu, Galdot bermain dalam tiga musim Fast & Furious.

Dia Mencuri Perhatian dalam Batman v Superman

Dari Fast & Furious dia memulai perannya sebagai Wonder Woman dalam Batman v Superman: Dawn of Justice. Setelah menaikkan bobot tubuh sebanyak 8 kg, tampak jelas bahwa Gadot tak ingin karakter Wonder Woman berakhir seperti Catwoman yang diasosiasikan sebagai simbol seks. Tapi jangan Anda kira karakternya sebagai Wonder Woman jauh dari kritik.

(Foto: Instagram/@gal_gadot)

“Keluhan mereka tak ada kaitannya dengan aktingku. Mereka mengeluhkan payudaraku terlalu kecil untuk menjadi Wonder Woman. Konyol bukan?” Namun tampaknya, Gadot enggan bersedih dengan kritikan itu karena pada akhirnya, dia mendapatkan panggungnya sebagai Wonder Woman. Komitmennya sebagai Putri Diana dalam Wonder Woman bahkan membuatnya rela syuting dalam kondisi hamil 5 bulan.

Perempuan Super itu Menikahi Seorang Pebisnis

Meski terlihat mandiri dan kuat, Gadot mengakui menemukan cinta sejatinya pada Yaron Varsano, seorang pebisnis asal Israel. Keduanya dikenalkan oleh seorang teman saat menghadiri sebuah pesta.

(Foto: Instagram/@gal_gadot)

Kepada Glamour, Gadot mengatakan, “Saat (pertemuan) itu, aku tahu dia yang terbaik. Tapi, aku masih terlalu muda untuk menyadarinya. Kebetulan dia 10 tahun lebih tua dariku,” jelasnya.

Saat kencan kedua, Varsano menyatakan keseriusannya pada Gadot dan menegaskan tak akan menunggu lebih dari dua tahun untuk menikahinya. Kata-kata itu ditepatinya. “Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2008, kami menikah,” ujarnya. Dari pernikahan itu, Gadot dan Varsano dianugerahi dua anak perempuan: Alma dan Maya.

Olahraga, Es Krim, dan Burger

(Foto: Instagram/@gal_gadot)

Untuk menjaga bentuk tubuhnya sebagai pahlawan super, Gadot mengatakan, berolahraga dengan keras. Dia menjalankan bela diri, tinju, latihan TRX, dan mendayung. Meski begitu, kepada Harper’s Bazaar dia mengaku, sangat mencintai makanan. Tak jarang dia menikmati es krim, cokelat, dan burger.

“Aku tak pernah membatasi diriku. Aku makan apa saja. Ini hanya tentang bagaimana kau mengatur berapa banyak yang kau makan dan nikmati saja makananmu,” ujarnya. (SIS)

(FHM)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement