JAKARTA - Pencarian bakat untuk bintang-bintang di ajang The Voice Kids Indonesia season 2 semakin diperluas. Bakat mereka akan dipertandingkan dengan bakat dari kota-kota besar yang sebelumnya dikunjungi oleh season pertama.
Executive Producer The Voice Kids Indonesia season 2 Dede Rahman mengungkap dirinya juga menemukan bakat hebat di kota-kota seperti Pekanbaru, Padang, dan Batam. Rupanya, bakat yang ada di kota-kota tersebut memiliki daya saing sebesar kota-kota besar yang lain.
"Ternyata kita menemukan bibit-bibit yang oke banget. Karena selama ini selalu di kota besar, ternyata di kota-kota tersebut banyak anak-anak kecil yang sangat bagus yang mampu jadi bintang The Voice Kids," papar Dede di MNC Studios Tower III, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (13/5/2017).
Tentunya, hal itu bisa jadi pertanda peningkatan minat untuk menjadikan anak-anak sebagai bintang sejak usia dini. Apalagi jumlah peserta di kota-kota besar juga meningkat, sementara proses rekrutmen di Jakarta masih akan dilaksanakan hingga Minggu 14 Mei 2017.
Selain itu, kesempatan juga akan dibuka untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus dan bagi mereka yang telah menjalani pendidikan musik sebelumnya.
Kendati demikian, penilaian akan tetap dilakukan secara adil. Tidak ada penargetan khusus untuk wilayah-wilayah tertentu sehingga para peserta anak-anak hanya akan dipertandingkan suaranya di panggung yang akan tayang di Global TV tersebut.
"Kita fair, sesuai dengan namanya The Voice, kita bener-bener hanya melihat suaranya aja," tutup Dede.
(edi)