"Orang-orang tidak lagi memandang rendah kami," katanya terkait stigma yang menempel di komunitas punk kepada Reuters.
Setiap konser, penonton asyik menghentak kepala dalam nyanyian menyanjung Nabi Muhammad dan mendengar khotbah. Hal ini, menurut pendirinya, bisa mengalihkan para anggota ke jalan yang lebih religius.
Ahmad Zaki, salah satu pendirinya mengatakan, "kita bisa mengubah diri kita menjadi lebih baik dan lebih positif. Karena pada dasarnya punk itu sendiri adalah perlawanan."
(ful)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri