Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Kehilangan Sosok Sastrawan Berhati Bening

Antara , Jurnalis-Jum'at, 24 Februari 2017 |16:28 WIB
Indonesia Kehilangan Sosok Sastrawan Berhati Bening
A
A
A

Kendati demikian, sebagai generasi baru, diharap dengan jalan yang telah dirintis Gerson Poyk, akan ada dan akan lahir sejumlah Gerson Poyk baru untuk tetap mengawal karya sastra di daerah itu dan Indonesia pada umumnya. 

"Saya sangat bangga memiliki tokoh dan senior seorang sastrawan yang sangat berkelas dan memiliki kemampuan mendunia," kata Dion Putra.

Gerson Poyk lahir di Namodele Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, NTT pada 16 Juni 1931. Namanya dikenal secara luas melalui karya-karyanya yang dimuat di media massa dan dijadikan rujukan dalam pelajaran bahasa dan sastra Indonesia.

Dia mengawali debutnya sebagai penulis sejak 1950 dan atas prestasinya, ia menerima banyak penghargaan, baik sebagai sastrawan maupun wartawan. Pendidikan terakhirnya SGA Kristen Surabaya, 1956 dan pernah menjadi guru SMP dan SGA di Ternate (1956-1958) sert Bima, Sumbawa (1958).

Dia juga pernah menjadi wartawan Sinar Harapan (1962-1970) dan selanjutnya pada 1970-1971, dia menerima beasiswa untuk mengikuti International Writing Program di University of Iowa, Amerika Serikat, serta sempat mengikuti seminar sastra di India pada 1982.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement