LONDON - Baru-baru ini, sebuah lembaga bernama Sotheby, menggelar acara pelelangan hasil karya mendiang David Bowie, di gedung pelelangan London, Inggris. Dalam dua hari penyelenggaraan lelang, angka 33 juta Poundsterling didapat lewat penjualan karya sang musisi yang meninggal pada Januari 2016 lalu.
Dikutip NME melalui New York Times, 400 karya Bowie telah berhasil dilelang oleh Sotheby selama dua hari pelaksanaan. Terhitung, 356 karya, atau 65 persen dari objek lelang, laku terjual pada hari pertama, yang menghasilkan 24,3 juta Poundsterling.
Capaian angka penjualan ini melampaui ekspektasi Sotheby, yang memasang target penjualan di kisaran angka 8 sampai 11 juta Poundsterling untuk hari pertama pelaksanaan lelang. Angka itu masih terus bertambah saat pelaksanaan lelang hari kedua, hingga pada akhirnya menembus angka 32,9 juta Poundsterling.
Rekor lelang termahal terjadi pada Kamis, 10 Oktober 2016, dimana karya Air Power milik Bowie, laku terjual dengan harga 7,1 juta Poundsterling. Sementara itu, karya milik Bowie yang lain, Head of Gerda Bhoem, ditebus dengan nominal 3,8 juta Poundsterling.
Dalam pelaksanaan lelang hari kedua, pihak Sotheby mengklaim telah berhasil menjual 56 karya Bowie, dari 1000 calon pembeli via online. Salah satu koleksi Bowie yang ikut terjual pada sesi lelang kedua ini adalah alat perekam suara miliknya, yang ditebus dengan angka 257 ribu Poundsterling.
(edi)