Daniel H Ganie dari Lampung Jazz Community menambahkan, LJF 2 ini menyiapkan 2 venue, yaitu main stage yang diperuntukkan untuk special show, dan welcome stage untuk panggung pertunjukan. "Kami persiapkan panggung dengan dukungan 'sound system' dan 'lighting' yang ciamik agar penonton dapat menikmati pertunjukan ini dengan nyaman dan asyik," ujar Daniel lagi.
Dia menambahkan, pada LJF 2 ini juga bakal tampil musik tradisional Lampung talo balak dan cetik yang akan merespons gelaran jazz.
Ia menyebutkan, bakal tampil meramaikan hajat LJF 2 ini Sanggar Seni Teluk Stabas (Pesisir Barat), Sanggar Bulan Temanggal (Pringsewu), Sanggar Andan Jejama (Pesawaran), Sanggar Tarindo Kinarya-LDC (Bandarlampung).
"Kami tampilkan juga musik tradisional Lampung, karena sesuai dengan tekad dan tagline kami, ingin Merawat Lampung dengan Jazz," ujar Daniel.
Sebelum gelaran Lampung Jazz Festival berlangsung, Komite Musik DKL dan Lampung Jazz Community melakukan gerakan apresiasi musik jaz untuk masyarakat Lampung dengan menggelar road show ke berbagai ruang publik di Bandarlampung.